Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Warga Jawa Barat, Vaksin Covid-19 dan BPOM

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan saat melakukan Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis, 22 Oktober 2020. Pemerintah Kota Depok menggelar simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) dalam rangka persiapan vaksinasi yang rencananya akan dilaksanakan pada November dan Desember 2020 apabila sudah tersedia. Total vaksin yang akan diberikan pemerintah pusat sekitar 60 persen dari jumlah penduduk Depok, atau 1,4 juta jiwa. Untuk tahap awal, vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada 20 persen warga, atau sekitar 290 ribu orang dengan prioritas tenaga kesehatan dan petugas layanan publik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas kesehatan saat melakukan Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis, 22 Oktober 2020. Pemerintah Kota Depok menggelar simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) dalam rangka persiapan vaksinasi yang rencananya akan dilaksanakan pada November dan Desember 2020 apabila sudah tersedia. Total vaksin yang akan diberikan pemerintah pusat sekitar 60 persen dari jumlah penduduk Depok, atau 1,4 juta jiwa. Untuk tahap awal, vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada 20 persen warga, atau sekitar 290 ribu orang dengan prioritas tenaga kesehatan dan petugas layanan publik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini diisi dua artikel terkait Vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina. Vaksin ini diuji klinis di antaranya di Indonesia, tepatnya di Kota Bandung, Jawa Barat. Sang gubernur, Ridwan Kamil, termasuk di antara relawan uji klinis di kota itu.

    Di antara dua artikel itu, Ridwan Kamil mengungkapkan kalau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memperpanjang masa pengawasan terhadap efek vaksin tersebut terhadap para relawannya. Di artikel yang lain, mayoritas warga Jawa Barat ternyata lebih memilih vaksin Covid-19 produk dalam negeri ketimbang asing termasuk vaksin Sinovac itu.

    Artikel ketiga mengenai peristiwa YouTube Down selama sekitar sejam. Bukan hanya YouTube, tapi sejumlah layanan atau aplikasi yang berada di platform Google mengalami gangguan. Keluhan datang dari banyak negara secara bersamaan.

    Berikut ini Top 3 Tekno Berita Hari Ini, Selasa 15 Desember 2020,  selengkapnya

    1. Survei, Mayoritas Warga Jawa Barat Pilih Vaksin Covid-19 Dalam Negeri

    Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, mengungkapkan kalau ada warganya yang menyatakan menolak vaksin Covid-19 sebesar sembilan persen. Angka itu diketahui berdasarkan survei yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    "Kami melakukan survei, 93 persen warga Jawa Barat sudah mengetahui soal vaksinasi. Sosialisasi baik. Persepsi vaksin itu, yang tidak bersedia hanya sembilan persen. Sangat kecil," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Bandung, Senin 14 Desember 2020.

    Dari survei tersebut juga diketahui bahwa jumlah warga Jawa Barat yang belum memutuskan apakah akan ikut menjalani vaksinasi atau tidak sebanyak 43,8 persen. Sedang yang sudah yakin untuk menerima vaksin Covid-19 sebanyak 47,1 persen. "Yang belum memutuskan kebanyakan karena ingin mendapatkan informasi yang lebih mendalam sebelum berkeyakinan untuk divaksin," kata dia.

    2. BPOM Perpanjang Pengawasan Efek Vaksin Covid-19 Sinovac 3 Bulan Lagi

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperpanjang pengawasannya terhadap efikasi maupun efek samping vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech. Jika sebelumnya relawan uji klinis vaksin dijadwalkan diambil darahnya terakhir pada Desember ini, sekarang ditetapkan harus kembali cek darah pada Maret mendatang.

    Perubahan itu diungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga relawan uji klinis tahap tiga vaksin Covid-19 buatan Cina itu. Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, menyampaikannya seusai menjalani pengambilan sampel darah di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Senin 14 Desember 2020.

    "Ada perubahan dari BPOM ternyata relawan vaksin Covid-19 Bio Farma ini harus dicek tidak hanya tiga bulan seperti bulan ini tapi juga saat enam bulan. Jadi, artinya kami harus diambil darah lagi pada Maret (2021)," katanya.

    3. Kronologis YouTube Down Sebelum Pulih Kembali, Terjadi Luas di Dunia

     YouTube down telah berakhir sejak aplikasi itu mengumumkan telah berhasil beroperasi kembali per pukul 20.16 WIB, Senin 14 Desember 2020. Pengumuman dibuat di akun media sosial Twitter menyusul pengumuman sebelumnya pada pukul 19.09 WIB yang menyatakan aplikasi tak bisa diakses dan sedang diperiksa oleh tim.

    Youtube memberikan pengumuman yang kedua--bahwa mereka telah kembali beroperasi--setelah Google lebih dulu memberi informasi permasalahan pada mesinnya telah teratasi pada pukul 20.07 WIB. "We’re all clear folks! Thanks for staying with us," bunyi cuitan @GoogleWorkspace.

    Seperti dilaporkan The Verge, apa yang terjadi pada YouTube juga dialami banyak layanan lainnya di platform Google, termasuk Gmail dan Google Meet, kecuali Google Search. Laporan gangguan dan layanan-layanan itu tak dapat diakses terkonfirmasi luas di dunia, antara lain, di Inggris, Amerika Serikat, Jepang, dan Belanda.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.