Rumah Sakit Jerman Dikarantina Setelah 20 Pasien dan Staf Positif Covid-19 Baru

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah tanda peringatan untuk memakai masker pelindung digambar di trotoar jalan raya utama Cologne Hohe Strasse (High Street) di tengah penyebaran virus corona (COVID-19) di Cologne, Jerman, 12 Desember 2020.[REUTERS / Wolfgang Rattay]

    Sebuah tanda peringatan untuk memakai masker pelindung digambar di trotoar jalan raya utama Cologne Hohe Strasse (High Street) di tengah penyebaran virus corona (COVID-19) di Cologne, Jerman, 12 Desember 2020.[REUTERS / Wolfgang Rattay]

    TEMPO.CO, Berlin - Otoritas kesehatan Jerman memberlakukan karantina terhadap Rumah Sakit Humboldt di Berlin setelah 20 pasien dan anggota staf terbukti mengidap varian Covid-19 sangat menular yang ditemukan di Inggris dan menyebar cepat ke seluruh dunia.

    Baca:
    Dokter: Menjaga Kualitas Udara di Rumah Bantu Cegah Covid-19

    Jumlah orang di Rumah Sakit Humboldt yang terinfeksi varian sangat menular, B117, kemungkinan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, kata seorang juru bicara Vivantes (layanan rumah sakit umum) kepada Reuters, Sabtu, 23 Januari 2021.

    Keputusan karantina itu menandakan bahwa RS Humboldt di ibu kota Jerman itu tidak akan menerima pasien baru. "Kasus darurat dan pasien baru akan dialihkan ke rumah sakit lain," katanya.

    Kanselir Jerman Angela Merkel pada Kamis mendesak warganya agar berhenti mengeluhkan kelambanan peluncuran vaksin Covid-19.

    Merkel juga mempertahankan keputusan untuk memperpanjang isolasi guna membendung varian Covid-19 yang sangat agresif.

    ANTARA | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.