Menristek: Inovasi dan Teknologi Bantu UMKM Naik Kelas

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menristek/Kepala BRIN, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, saat wawancara daring, pada Rabu, 4 November 2020.

    Menristek/Kepala BRIN, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, saat wawancara daring, pada Rabu, 4 November 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan inovasi dan teknologi dapat membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas menjadi usaha yang lebih besar.

    Baca:
    Kecewa, Fakultas Kedokteran UGM Mundur dari Tim Vaksin Nusantara 

    "Agar UMKM di Indonesia nantinya besar, naik kelas dari mikro ke kecil, kecil ke menengah itu karena mereka disentuh dengan teknologi baik teknologi produksinya maupun teknologi digital sekarang ini," kata Menristek Bambang dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 2021, Jakarta, Senin, 8 Maret 2021.

    Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang menuturkan UMKM akan sulit bertahan jika tidak terhubung secara digital, apalagi dalam kondisi menghadapi dampak pandemi Covid-19.

    UMKM juga akan kesulitan untuk bersaing jika tidak dibantu dari segi teknologi produksinya.

    Dalam acara itu, Menristek menuturkan peran BPPT menjadi krusial untuk bisa melahirkan entrepreneurship dan membesarkan UMKM. Upaya itu dapat dilakukan dengan menciptakan inovasi dan teknologi yang membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksinya.

    Dengan inovasi dan teknologi, menurutnya, juga dapat melahirkan lebih banyak pengusaha berbasis teknologi atau startup atau teknopreneur.

    "Keberadaan startup penting karena akan membuka lapangan pekerjaan, menghasilkan solusi untuk berbagai masalah yang bisa cepat diselesaikan dengan teknologi, dan ujungnya peningkatan pertumbuhan ekonomi," tambah Menristek.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.