Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

3 Jenis Bunga Edelweis di Dunia, Jangan Sekali-kali Memetiknya

Reporter

image-gnews
Bunga edelweiss di Tegal Alun di kawasan Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (14/4). TEMPO/ Nita Dian
Bunga edelweiss di Tegal Alun di kawasan Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (14/4). TEMPO/ Nita Dian
Iklan

TEMPO.CO, JakartaEdelweis merupakan salah satu tanaman yang kerap dijumpai di daerah pegunungan, di Indonesia ia mendapat julukan “Bunga Abadi” dengan status dilindungi Undang-Undang. Di belahan dunia, Anda bisa menemukan kurang lebih tiga jenis edelweis, apa sajakah ia?

  1. Anaphalis Javanica (Edelweis Jawa)

Bunga edelweis Jawa paling banyak ditemukan di pegunungan Indonesia, ia dapat tumbuh mencapai ketinggian 8 meter, dengan lebar batang sebesar kaki orang dewasa, meski umumnya tidak melebihi satu meter. Bunga edelweis Jawa memiliki mahkota yang terbentuk dari ratusan kuncup bunga berukuran kecil bulat dan cenderung tidak runcing, berwarna putih dengan bagian tengah berwarna kuning.

Edelweis Jawa mampu hidup di atas tanah tandus, sebab membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas jangkauan akar untuk mendapatkan zat hara. Biasa bermekaran di April dan Agustus, bunga edelweis Jawa sangat digemari serangga, seperti kutu, kupu-kupu, titip, lalat, lebah dan serangga lainnya.

Beberapa tempat terbaik untuk melihat edelweis Jawa ialah di Gunung Papandayan, Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Rinjani. Hingga kini, edelweis Jawa masuk kategori tanaman yang dilindungi, sebab keberadaanya semakin berkurang di alam.

Perlindungannya diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat (1) dan (2) tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem. Dan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

  1. Leontopodium Alpinum (Edelweis Eropa)

Edelweis Eropa mayoritas tumbuh di pegunungan Alpen, ia tersebar di berbagai negara yang mengelilingi pegunungan Alpen. Di Rumania, bunga ini dikenal dengan Floare de Colt. Edelweis Eropa dapat tumbuh mencapai ukuran 3 sampai 20 centimeter di alam liar, dan bisa mencapai 40 centimeter dalam budidaya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Umumnya bermekaran pada Juni hingga September, dalam satu rumpun Edelweis Eropa terdapat 500 sampai ribuan kuncup bunga, dengan dua hingga 10 kepala bunga.

  1. Leucogenes Grandiceps (New Zealand Edelweis)

Jika dilihat sekilas, New Zealand edelweis akan terlihat sama dengan edelweis Jawa, sebab keduanya sama-sama berwarna putih dengan kepala bunga berwarna kuning. Namun jika diperhatikan dengan seksama, New Zealand Edelweis berbentuk oval dan cenderung tidak runcing.

DELFI ANA HARAHAP

Baca: Pemetik Bunga Edelweis Bisa Diganjar sanksi Pidana Bui 10 tahun ini Pasalnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jepang akan Pinjamkan Rp53,3 T ke Ukraina dari Aset Rusia yang Dibekukan

3 hari lalu

Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menghadiri sesi foto pada hari pertemuan trilateral selama KTT G7 di Grand Prince Hotel di Hiroshima, Jepang, 21 Mei 2023. REUTERS/Jonathan Ernst
Jepang akan Pinjamkan Rp53,3 T ke Ukraina dari Aset Rusia yang Dibekukan

Jepang akan memberikan pinjaman sebesar US$3,3 miliar atau Rp53,3 T kepada Ukraina dengan menggunakan bunga dari aset-aset Rusia yang dibekukan


Pendaki Ilegal Bisa Dilarang Naik Gunung Bertahun-tahun, Begini Prosedur Naik Gunung Secara Legal

9 hari lalu

Dua orang remaja mendaki gunung Kreuzjoch saat matahari terbit  di kawasan pegunungan Alpen, Schwendau, Austria, 11 Juli. REUTERS/ Dominic Ebenbichler
Pendaki Ilegal Bisa Dilarang Naik Gunung Bertahun-tahun, Begini Prosedur Naik Gunung Secara Legal

Mendaki gunung tidak sembarangan. Untuk melakukannya, ada prosedur yang perlu dilalui. Jika naik gunung secara ilegal, sanksi bisa menanti.


Tips Memilih Open Trip untuk Mendaki Gunung agar Tak Kecewa

11 hari lalu

Ilustrasi mendaki gunung. TEMPO/Aris Andrianto
Tips Memilih Open Trip untuk Mendaki Gunung agar Tak Kecewa

Open trip biasanya sudah termasuk semua keperluan mendaki gunung, mulai dari transportasi, makan, sampai dengan perizinan jika diperlukan.


Daftar Bunga KUR Mandiri 2024 untuk Pinjaman Usaha dan Syaratnya

26 hari lalu

Pekerja melayani nasabah di Bank Mandiri Cabang Jakarta Sudirman, Jakarta  Senin, 23 Agustus 2021. Jutaan rekening baru Mandiri itu termasuk Mandiri menambah lebih dari dua juta rekening tabungan baru, termasuk tabungan program bansos, dimana salah satu penopangnya adalah inisiatif pengembangan layanan digital banking perseroan. TEMPO/Tony Hartawan
Daftar Bunga KUR Mandiri 2024 untuk Pinjaman Usaha dan Syaratnya

Berikut ini daftar bunga KUR Mandiri 2024 untuk pinjaman usaha yang bisa dijadikan referensi. Suku bunga KUR Mandiri mulai dari 3% per tahun.


Deretan peristiwa kebakaran di Gunung Rinjani Beberapa Tahun Terakhir

31 hari lalu

Sisa-sisa kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Selong, Lombok Timur, NTB. ANTARA/Faisal
Deretan peristiwa kebakaran di Gunung Rinjani Beberapa Tahun Terakhir

Gunung Rinjani kembali kebakaran, lagi-lagi diduga karena kekeringan


IDEAS: Beban Utang Pemerintahan Prabowo-Gibran Diperkirakan Tembus Rp1.300 Triliun per Tahun

32 hari lalu

Ilustrasi Hutang. shutterstock.com
IDEAS: Beban Utang Pemerintahan Prabowo-Gibran Diperkirakan Tembus Rp1.300 Triliun per Tahun

Cicilan pokok utang dan bunganya diperkirakan bisa tembus Rp1.300 triliun per tahun.


Iuran Tapera Bukan untuk Cicilan Rumah, Tapi Syarat Dapat Bunga Flat KPR 5 Persen

46 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023 .PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Iuran Tapera Bukan untuk Cicilan Rumah, Tapi Syarat Dapat Bunga Flat KPR 5 Persen

Simpanan wajib bulanan Tapera ternyata bukan digunakan untuk cicilan rumah


Turis Swiss Tewas Terjatuh dari Bukit Anak Dara Sembalun

48 hari lalu

Sejumlah tenda pendaki Gunung Rinjani berada di Pelawangan Sembalun, Lombok Timur, NTB. ANTARA/Eka Fitriani
Turis Swiss Tewas Terjatuh dari Bukit Anak Dara Sembalun

Tubuh turis asal Swiss itu ditemukan di jurang sedalam 30,75 meter di Bukit Anak Dara Sembalun.


Pohon Jacaranda Berbunga di Islamabad Pakistan

12 Mei 2024

Pohon jacaranda yang berbunga. (Xinhua/Bai Xuefei)
Pohon Jacaranda Berbunga di Islamabad Pakistan

Warga Islamabad menikmati waktu luangnya di sekitar deretan pohon-pohon jacaranda yang berbunga


Jokowi Ungkap 2 Faktor Ekonomi yang Bikin Semua Negara Ketakutan

6 Mei 2024

Presiden Joko Widodo meresmikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama atau Hospital Based (PPDS RSPPU) di RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta, Senin, 6 Mei 2024. Program ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan dokter spesialis di daerah-daerah tertinggal, perbatasan dan Kepulauan. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Jokowi Ungkap 2 Faktor Ekonomi yang Bikin Semua Negara Ketakutan

Presiden Jokowi meminta Indonesia menyiapkan fondasi yang kuat untuk pembangunan masa depan.