Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Kekayaan Mineral Afghanistan, Pisang Papua, Vaksin

Reporter

Editor

Erwin Prima


TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang seorang analis mengatakan kepada CNBC bahwa Afghanistan diperkirakan memiliki triliunan dolar logam tanah jarang, dan negara-negara seperti Cina, yang mungkin ingin masuk ke negara itu, harus mengikuti persyaratan internasional.

Berita terpopuler selanjutnya tentang pohon pisang di Papua Barat bisa tumbuh mencapai tinggi 25 hingga 30 meter. Pohon pisang tersebut memiliki nama ilmiah Musa ingens atau Musa ingens NW Simmonds dan telah didapuk sebagai pohon pisang terbesar di dunia.

Selain itu, vaksin dari Pfizer/BioNTech yang baru saja datang di Indonesia adalah Vaksin Covid-19 pertama yang didistribusikan di dunia dalam memerangi pandemi penyakit infeksi virus corona 2019. Negara pertama yang menggunakan Vaksin Pfizer dalam skema darurat adalah Inggris pada awal Desember 2020 lalu—setelah vaksin itu merampungkan tahap uji klinis finalnya melibatkan 42 ribu relawan.

Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno.

1. Afghanistan Punya Logam Langka Berbahaya Senilai Rp 43.000 T, Digarap Cina?

Seorang analis mengatakan kepada CNBC bahwa Afghanistan diperkirakan memiliki triliunan dolar logam tanah jarang, dan negara-negara seperti Cina, yang mungkin ingin masuk ke negara itu, harus mengikuti persyaratan internasional.

Shamaila Khan, direktur utang pasar negara berkembang di AllianceBernstein, mengatakan Taliban telah muncul dan memiliki sumber daya dengan proposisi yang sangat berbahaya bagi dunia. “Dengan mineral di Afghanistan yang dapat dieksploitasi,” ujarnya sebagaimana dikutip CNBC, Selasa, 17 Agustus 2021.

Afghanistan jatuh ke tangan Taliban selama akhir pekan, setelah merebut ibukota Kabul serta Istana Kepresidenan. Setelah keputusan Presiden Joe Biden pada bulan April untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan, Taliban membuat kemajuan yang menakjubkan di medan perang dan hampir seluruh negara sekarang berada di bawah kendalinya.

“Komunitas internasional harus menekan Cina, misalnya, jika ingin bersekutu dengan Taliban,” tambah Khan.

2. Mengenal Musa Ingens, Pisang Terbesar di Dunia yang Tumbuh di Papua

Berbeda dari pohon pisang pada umumnya, pohon pisang di Papua Barat bisa tumbuh mencapai tinggi 25 hingga 30 meter. Pohon pisang tersebut memiliki nama ilmiah Musa ingens atau Musa ingens NW Simmonds dan telah didapuk sebagai pohon pisang terbesar di dunia.

Dilansir dari laman Indonesia.go.id, Musa ingens adalah tumbuhan endemik yang sejauh ini baru ditemukan di Pegunungan Afrak, Papua Barat, dengan ketinggian 100 sampai 200 mdpl. Masyarakat lokal yang tinggal di Kampung Banfot, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, biasa menyebutnya dengan istilah ndowin atau apit sepoh.

Musa ingens pertama kali dikoleksi sebagai spesimen oleh Womersley JS dan Simmonds NW pada 22 Desember 1954 di New Guinea. Pisang raksasa ini lalu disimpan sebagai spirit colection pada Herbarium Kew Inggris.

Tinggi musa ingens setara dengan 6 sampai 7 kali lipat pohon pisang pada umumnya. Diameternya mencapai ukuran 95 cm. Beberapa sumber bahkan mengatakan bahwa diameter Musa ingens bisa mencapai satu hingga dua meter.

3. BPOM Jelaskan Vaksin Pfizer: Efikasi, Interval Suntikan, Efek Samping

Vaksin dari Pfizer/BioNTech yang baru saja datang di Indonesia adalah Vaksin Covid-19 pertama yang didistribusikan di dunia dalam memerangi pandemi penyakit infeksi virus corona 2019. Negara pertama yang menggunakan Vaksin Pfizer dalam skema darurat adalah Inggris pada awal Desember 2020 lalu—setelah vaksin itu merampungkan tahap uji klinis finalnya melibatkan 42 ribu relawan.

Indonesia, lewat Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM, baru menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin berbasis mRNA ini pada 14 Juli 2021. “Menambah dari jenis vaksin Covid-19 yang ada saat ini, Badan POM telah menerbitkan EUA untuk satu jenis vaksin Covid-19 yang dikembangkan dengan platform mRNA, yaitu Vaksin Comirnaty yang diproduksi oleh Pfizer and BioNTech,” ujar Kepala BPOM, Penny K. Lukito, saat itu.

Penny menuturkan, vaksin ini bisa digunakan untuk orang berusia 12 tahun ke atas. Vaksin diberikan secara injeksi intramuscular, dosis 0,3 mL dengan 2 kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu. Jarak antar dosis suntikan itu, jika menurut uji klinis yang dilakukan, adalah bervariasi 19-42 hari. Relawannya terentang dari usia 12 sampai 85 tahun. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

Baca:
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Konsep Jet Tempur AS, Awan Panas Merapi, WhatsApp






ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

23 jam lalu

ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di kantor Kedutaan Besar Pakistan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan pada 3 Desember 2022


Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

1 hari lalu

Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

Dua kejadian terpisah di Kabul, serangan bom bunuh diri dekat kantor partai Hezb-e-Islami dan penembakan di Kedutaan Pakistan.


Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

2 hari lalu

Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan posisi Indonesia belum mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan.


Banana Smart Village ITB di Bali Siapkan Aplikasi Transaksi Pisang

3 hari lalu

Banana Smart Village ITB di Bali Siapkan Aplikasi Transaksi Pisang

Program pengabdian masyarakat ini diaku tim ITB tak berhasil di lokasi desa yang berbeda. Apa penyebabnya dan penelitian apa saja yang dikerjakan?


Taliban Pakistan Mengklaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 3 Orang

4 hari lalu

Taliban Pakistan Mengklaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 3 Orang

Taliban Pakistan- dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) -mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom bunuh diri di Pakistan barat


Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

5 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

Bom bunuh diri telah terjadi di kota Quetta, Pakistan, di mana pelaku mengincar aparat kepolisian. Taliban mengklaim bertanggung jawab.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Retakan Puncak Gunung Gede, Tim SAR Gempa Cianjur

6 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Retakan Puncak Gunung Gede, Tim SAR Gempa Cianjur

Topik tentang Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melaporkan retakan Gunung Gede menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Susulan, Hari Guru tanpa Guru

8 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Susulan, Hari Guru tanpa Guru

Berita berisi catatan jumlah gempa susulan di Cianjur menjadi terpopuler dua hari.


Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

9 hari lalu

Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

DKI Jakarta tetap membuka pelayanan vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua di akhir pekan.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 236 Gempa Susulan di Cianjur, Gempa Darat di Jawa

9 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 236 Gempa Susulan di Cianjur, Gempa Darat di Jawa

Topik tentang gempa susulan di wilayah Cianjur sampai dengan Jumat pagi sudah 236 kali menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.