Nadiem Izinkan Semua Sekolah Yogya Tatap Muka, Sultan: Yang Sudah Vaksin Dulu

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

    Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X akan mempersiapkan pembukaan sekolah tatap muka setelah mendapat lampu hijau secara langsung dari kunjungan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar ke Yogyakarta Selasa, 14 September 2021.

    Namun, Sultan menyatakan dia hanya akan mengizinkan sekolah yang siswanya sebagian besar sudah divaksin yang bisa tatap muka, meski kawasan DIY kini berstatus PPKM Level 3. Level itu memungkinkan semua sekolah di Yogya menggelar tatap muka.

    "Untuk sekolah tatap muka, sekolah yang kami persiapkan yang siswanya sudah divaksinasi, wong di Yogya juga tinggal sedikit lagi kok (siswa yang perlu divaksin dosis pertama)," kata Sultan usai bertemu Nadiem.

    Nadiem dalam pertemuan itu menegaskan vaksinasi Covid-19 tidak menjadi kriteria untuk pembukaan sekolah, sehingga semua sekolah di daerah PPKM Level 1-3 boleh menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas.

    Namun Sultan tak bergeming dari pendiriannya. Musababnya, Yogya dalam posisi menjaga tren penurunan kasus Covid saat ini, setelah turun dari PPKM Level 4 yang disandang wilayah itu sepanjang Juli-Agustus akibat lonjakan varian Delta yang menggila.

    "Kalau siswa yang belum divaksin juga boleh tatap muka, lalu zona sekolah itu jadi merah, siswa jadi OTG (orang tanpa gejala). Ya semoga saya tidak di PTUN-kan para orang tua siswa," ujar Sultan.

    Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Didik Wardaya menuturkan dari 400-an SMA/SMK se-DIY, saat ini sudah sekitar 177 sekolah yang vaksinasi siswanya lebih dari 80 persen, sehingga siap menggelar tatap muka di atas kertas.

    "Namun dari jumlah 177 sekolah itu, sampai saat ini yang sudah benar-benar siap dari segi sarana prasarana juga protokol kesehatan baru sekitar 50 sekolah. Mungkin Senin depan sudah dimulai tatap mukanya yang 50 sekolah itu," kata Didik.

    Nadiem mengungkapkan, semua sekolah di daerah Level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga tanpa perlu menunggu vaksinasi selesai. Hal itu mendasarkan revisi terakhir Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang diteken Maret 2021 lalu.

    "Namun opsi tatap muka itu meski tak boleh memaksa orang tua siswa. Keputusan akhir tetap pada orang tua apakah mengizinkan anaknya tatap muka atau tidak," kata Nadiem.

    Baca:
    Dorong Sekolah Tatap Muka, Nadiem: Dana BOS Bebas Dipakai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.