Situs Web BSSN Diretas, Ini Saran Kaspersky

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Situs Badan Siber dan Sandi Negara diretas. dok.BSSN

    Situs Badan Siber dan Sandi Negara diretas. dok.BSSN

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, mengatakan  siap membantu mengatasi peretasan yang terjadi pada situs web Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). General Manager Asia Tenggara Kaspersky, Yeo Siang Tiong, menerangkan hal itu tercantum dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani dengan BSSN tahun ini.

    “Kami meyakinkan BSSN bahwa Kaspersky bersedia membantu di saat-saat seperti sekarang ini,” ujar dia saat dihubungi, Rabu 27 Oktober 2021.

    Yeo Siang Tiong melanjutkan bahwa perusahaan yang berkantor pusat di Moskow, Rusia, itu siap membantu dan berbagi kemampuan keamanan siber dan intelijen, serta memberikan bantuan dalam menyelidiki serangan yang terjadi.

    Selain itu, Kaspersky juga melihat bahwa BSSN telah meningkatkan keamanannya dengan mencari solusi layanan keamanan siber dan melatih sumber talenta, termasuk melalui kerja sama dengan Kaspersky. “Meskipun tidak ada peluru perak dalam hal keamanan siber, kami berharap langkah ini segera berdampak positif pada keamanannya,” tutur Yeo Siang Tiong.

    Yeo Siang Tiong memberikan beberapa saran untuk membantu BSSN dalam meningkatkan keamanan siber mereka. Salah satunya, mengevaluasi risiko keamanan siber organisasi secara teratur.

    Dia juga meminta agar pihak pimpinan BSSN secara teratur mengingatkan staf tentang cara menangani data sensitif. Misalnya, Yeo Siang Tiong mencontohkan, hanya menyimpannya di layanan cloud terpercaya yang perlu diautentikasi untuk akses dan tidak boleh dibagikan dengan pihak ketiga yang tidak terpercaya.

    Dari segi kunci atau kode, disarankannya agar menerapkan kebiasaan kata sandi yang baik di seluruh organisasi. “Pastikan kata sandinya kuat dan ideal untuk menggunakan solusi pengelola kata sandi demi menjaga semua kata sandi Anda tetap aman,” katanya.

    Selain itu, perlu menggunakan solusi intelijen ancaman sebagai pengetahuan berbasis bukti, termasuk konteks, mekanisme, indikator, implikasi, dan rekomendasi berorientasi tindakan atau potensi ancaman yang dapat atau mungkin terjadi pada aset. “Selalu melibatkan ahli seperti Kaspersky dan lembaga penegak hukum jika terjadi pelanggaran,” ujar Yeo Siang Tiong menambahkan.

    Baca:
    Situs Web BSSN Diretas, Kaspersky Beberkan Target Para Penyerang

    Selalu 
    update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.