Penendang Sesajen Semeru Tertangkap, UIN Yogyakarta Beberkan Data

Pelaku penendang sesajen Gunung Semeru (bertopi) yang juga eks mahasiswa UIN Yogya saat diinterogasi di Yogya Kamis petang, 13 Januari 2022. (Dok. Polda DIY)

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelaku penendang dan perusak sesajen di Gunung Semeru telah ditangkap kepolisian di Bantul, Kamis petang, 13 Januari 2022.

Pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta pun membeberkan data lengkap mantan mahasiswanya yang drop out tahun 2014 silam itu.

"Berdasarkan data dari Sistem Informasi Akademik (SIA) UIN Sunan Kalijaga, yang bersangkutan memang pernah kuliah di kampus UIN Sunan Kalijaga," kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Phil Al Makin, Jumat.

Nama lengkap penendang sesajen itu Hadfana Firdaus, kelahiran Wonosobo, 11 Mei 1988, dengan alamat Dusun Tirpas, Korleko, Wonosobo.

"Dia tercatat sebagai mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, program studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, angkatan 2008," kata Al Makin.

Hadfana, ujar Al Makin, menempuh kuliah semester 1-6. Mulai semester gasal tahun akademik 2011/2012 dia sudah tidak melakukan pembayaran. "Hadfana Firdaus sudah di drop out (DO) pada semester genap tahun akademik 2013/2014 karena tidak melakukan daftar ulang lebih dari tiga kali," kata dia.

Maka, tercatat dalam sistem SIA UIN Sunan Kalijaga Yogya, ia sudah di DO sejak 26 Mei 2014. Setelah di-DO dari UIN Sunan Kalijaga, Hadfana Firdaus kemungkinan melanjutkan kuliah di kampus lain.

Lalu dia sempat mendaftar Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam di UIN Sunan Kalijaga, tetapi tidak mendaftar ulang.

"Tidak diketahui melanjutkan kuliah S1 di mana, tahu-tahu mendaftar sebagai mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, tetapi tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditentukan. Artinya yang bersangkutan belum resmi menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga," kata dia.

Juru Bicara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Komisaris Besar Polisi Yuliyanto mengatakan penangkapan Hadfana di area Yogya itu dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Yogyakarta Ajun Komisaris Besar Ase Ary Syam Indriadi pada Kamis mendekati tengah malam.

"Yang bersangkutan ditangkap di area Kecamatan Banguntapan Bantul kurang lebih jam 23.00 WIB," kata Yuli.

Dari penangkapan itu, Hadfana lantas digelandang ke Polsek Banguntapan oleh personel Polda Jawa Timur untuk interogasi awal. "Setelah interogasi awal lalu dibawa ke Polda Jawa Timur. Saat ditangkap tidak ada perlawanan," kata Yuliyanto.

Baca:
UIN Yogyakarta: Penendang Sesajen Semeru DO Sejak 2014

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kemendikbudristek Gelar Lomba Produk Metaverse untuk Mahasiswa

7 jam lalu

Kemendikbudristek Gelar Lomba Produk Metaverse untuk Mahasiswa

Tersedia berbagai perangkat Apple untuk pemenang lomba produk metaverse ini. Peserta terbuka untuk mahasiswa berbagai jenjang.


Jumlah Mahasiwa Aktif di Universitas Terbuka Saat Ini 700 Ribu Orang

2 hari lalu

Jumlah Mahasiwa Aktif di Universitas Terbuka Saat Ini 700 Ribu Orang

Yang registrasi semester dua tahun ini sebanyak 400 ribu lebih. Melonjak lebih dari 100 persen. Rekor di Universitas Terbuka.


Peringkat Universitas Islam Dunia 2022: UII Terbaik dari Indonesia, di Mana PTKIN?

3 hari lalu

Peringkat Universitas Islam Dunia 2022: UII Terbaik dari Indonesia, di Mana PTKIN?

Pemeringkatan dibuat lembaga 4ICU UniRank dan menempatkan Cairo University sebagai universitas Islam terbaik tahun ini.


Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

4 hari lalu

Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

Pembuatan alat tersebut menjadi langkah preventif untuk permasalahan pohon tumbang tiba-tiba.


Mentan Minta Mahasiswa PEPI Bangun Sektor Pangan

5 hari lalu

Mentan Minta Mahasiswa PEPI Bangun Sektor Pangan

Anak muda harus menjadi garda terdepan pertanian sebagai kekuatan utama membangun bangsa dan negara.


Perbarui GeForce RTX, NVIDIA Sediakan Laptop Standar Industri untuk Siswa

6 hari lalu

Perbarui GeForce RTX, NVIDIA Sediakan Laptop Standar Industri untuk Siswa

Laptop dengan NVIDIA GeForce RTX 30 Series diklaim sanggup menjalankan berbagai aplikasi untuk rekayasa dan data sains yang berat.


Tak Hanya Cumlaude, Berikut Predikat Kelulusan Pendidikan yang Lain

7 hari lalu

Tak Hanya Cumlaude, Berikut Predikat Kelulusan Pendidikan yang Lain

Syarat lain untuk gelar cumlaude hingga summa cumlaude adalah kelulusan yang tepat waktu dan tak pernah gagal dalam ujian.


Mengenal Mantan Rektor UIN Azyumardi Azra

8 hari lalu

Mengenal Mantan Rektor UIN Azyumardi Azra

Azyumardi Azra meninggal di Rumah Sakit Serdang Selangor, Malaysia pada Minggu pukul 12.30 waktu setempat. Rekam jejaknya menarik disimak


Program Beasiswa Gates Cambridge Sudah Dibuka: Ini Kriteria, Syarat, Tunjangannya

8 hari lalu

Program Beasiswa Gates Cambridge Sudah Dibuka: Ini Kriteria, Syarat, Tunjangannya

Beasiswa Gates Cambridge memberi tunjangan kepada pesertanya hingga Rp 52 Juta per bulan. Termasuk tunjangan keluarga sampai dua anak.


Aliansi Mahasiswa Unram NTB Tolak Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ini Profil Universitas Mataram

9 hari lalu

Aliansi Mahasiswa Unram NTB Tolak Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ini Profil Universitas Mataram

Aliansi Mahasiswa Universitas Mataram NTB tolak Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beri kuliah umum. Ini profil Unram yang berdiri sejak 1963.