Amazon Luncurkan Kindle E-book Reader versi Dua

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, NEW YORK: Amazon.com Inc merilis perangkat Kindle e-book reader versi kedua. Versi ini memiliki bentuk lebih ramping, meski masih dijual dengan harga tetap, yakni US$ 359 per-unitnya. Amazon menggembar-gemborkan beberapa upgrade dari e-book reader terbarunya ini. Antara lain, sebuah novel dari Stephen King yang akan tersedia secara eksklusif untuk perangkat ini.

"Perangkat ini mengalami peningkatan signifikan dibanding Kindle generasi pertama," kaa CEO dan pendiri Amazon, Jeff Bezos dalam sebuah wawancara. Dia mengatakan tak ada cara untuk menurunkan harga perangkat baru ini, karena adanya peningkatkan komponen dalam Kindle versi kedua. Versi baru ini ketebalannya cuma setengah dari Kindle e-book reader versi pertama.

Kelebihan lain, layar 6-incinya dapat menampilkan 16 tampilan, dibanding versi sebelumnya cuma empat. Versi kedua ini juga dapat membaca teks dari dua speaker kecil di bagian belakang, dan dapat menyimpan 1500 buah buku, dari sebelumnya yang hanya 200 buku.

Meski demikian, Kindle versi kedua ini sedikit lebih tinggi, tetapi seperti versi yang lama, beratnya cuma 10 ons. Selain bisa memuat 1500 buku, perangkat ini juga bisa mengakses katalog 230.000 judul dari berita-berita surat kabar dan posting blog melalui jaringan nirkabel Sprint Nextel Corp jaringan nirkabel.

Penjualan E-book saat ini masih tak lebih dari 1 persen saja dari keseluruhan penjualan buku. Meski demikian, para penerbit mengatakan pasar e-book berkembang cukup cepat. Mereka juga mendukung dan memperluas jumlah buku yang tersedia di Kindle untuk bersaing dengan perangkat dari Sony Corp yang mempunyai harga kurang tidak jauh, yakni antara US$ 300 sampai $ 400.

Kindle versi kedua ini akan dikapalkan mulai 24 Februari mendatang. Pemilik Kindle versi pertama akan diutamakan jika mereka ingin meng-upgrade.

AP/Dimas






Gelombang PHK Massal di Raksasa Teknologi, Efeknya Hingga ke Jajaran Eksekutif

8 hari lalu

Gelombang PHK Massal di Raksasa Teknologi, Efeknya Hingga ke Jajaran Eksekutif

Eksekutif senior yang bergaji hingga $1 juta per tahun juga diberhentikan oleh Google, Microsoft, dan Amazon dalam gelombang PHK massal itu.


Tambahkan Tablet, Ini Produk Terbaru OnePlus Meluncur 7 Februari

10 hari lalu

Tambahkan Tablet, Ini Produk Terbaru OnePlus Meluncur 7 Februari

OnePlus akan memiliki agenda peluncuran produk perangkat terbaru di New Delhi, India, pada 7 Februari 2023


Kepala Geng Kolombia Diduga Dalangi Pembunuhan Jurnalis Inggris di Amazon Brasil

12 hari lalu

Kepala Geng Kolombia Diduga Dalangi Pembunuhan Jurnalis Inggris di Amazon Brasil

Ruben Dario da Silva Villar, pemimpin geng Kolombia, diduga membunuh jurnalis Inggris Dom Phillips dan ahli Pribumi Brasil Bruno Pereira


PHK Massal Raksasa Teknologi di Awal 2023, Tahun Ini Jadi Terburuk Bagi Karyawan TI?

13 hari lalu

PHK Massal Raksasa Teknologi di Awal 2023, Tahun Ini Jadi Terburuk Bagi Karyawan TI?

PHK massal yang belum pernah terjadi sebelumnya terjadi di perusahaan baru dan beberapa perusahaan terbesar bidang teknologi informasi.


Deretan Perusahaan Teknologi Kelas Dunia yang Umumkan PHK Massal di Awal 2023

15 hari lalu

Deretan Perusahaan Teknologi Kelas Dunia yang Umumkan PHK Massal di Awal 2023

Berikut ini deretan perusahaan teknologi kelas dunia yang turut melakukan PHK massal, mulai dari Amazon, Microsoft hingga Coinbase.


Terbaru, Ini 9 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Karyawan di 2023

16 hari lalu

Terbaru, Ini 9 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Karyawan di 2023

Sebanyak 9 perusahaan teknologi dunia melakukan PHK terhadap pekerjanya pada tahun 2023 ini, mulai dari Meta, Microsoft, sampai Twitter.


Perusahaan Teknologi Dunia Ketar-ketir, Microsoft PHK 10.000 Pekerja Lintas Divisi

16 hari lalu

Perusahaan Teknologi Dunia Ketar-ketir, Microsoft PHK 10.000 Pekerja Lintas Divisi

Microsoft berencana melakukan PHK terhadap sekitar 5 persen tenaga kerjanya atau sekitar 11.000 pekerjanya. Tanda lingkungan kerja terus memburuk?


Masih Ada PHK oleh Elon Musk di Twitter, Amazon Terbesar

27 hari lalu

Masih Ada PHK oleh Elon Musk di Twitter, Amazon Terbesar

PHK massal di perusahaan teknologi: Twitter, Amazon, Salesforce.


Amazon PHK 18 Rubu Karyawan, Lewati Facebook

30 hari lalu

Amazon PHK 18 Rubu Karyawan, Lewati Facebook

Amazon.com akan memberhentikan 18.000 orang karena ekonomi yang tidak menentu padahal sudah merekrut banyak pekerja dalam beberapa tahun terakhir


Setelah TikTok, Kini Giliran Amazon Akan PHK 18 Ribu Karyawan

30 hari lalu

Setelah TikTok, Kini Giliran Amazon Akan PHK 18 Ribu Karyawan

Tiktok telah memberhentikan ratusan karyawan. Kini giliran Amazon. Alasannya, demi efisiensi.