317 Gempa Susulan Cianjur hingga Selasa Pagi, BMKG: Jangan Kaitkan Gempa Besar

Tim SAR gabungan mencari jenazah korban yang tertimbun longsor akibat gempa Cianjur di Kampung Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ahad, 27 November 2022. Tempo/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Gempa susulan di Cianjur masih belum berhenti. Terbaru, Plt. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mencuit data baru pada akun media sosial pribadinya.

“Update gempa susulan Cianjur sampai dengan Selasa, 29 November 2022, pukul 06.00 WIB terjadi 317 kali gempa,” ujarnya. Sebelumnya, pada hari Senin, 28 November 2022, pukul 05.00 tercatat gempa susulan sebanyak 296 kali.

Ia juga mengimbau warga untuk kembali ke rumah dan menata perabotan rumahnya sedemikian rupa agar jalur evakuasi keluar menjadi lapang dan tidak terhalang oleh benda apapun.

Penataan ulang tersebut dengan mempertimbangkan menjauhkan seluruh benda-benda berat yang berada di atas perabotan, seperti lemari atau benda-benda tergantung yang dapat berpotensi jatuh menimpa penghuninya jika terjadi guncangan.

Mengenai jumlah gempa susulan yang banyak, Daryono meminta tidak dikaitkan dengan kemungkinan gempa skala besar.

“Hal tersebut berkaitan dengan karakteristik batuannya. Batuan rapuh/heterogen/ brittle akan menghasilkan banyak gempa susulan. Batuan elastik/homogen/ductile tidak banyak susulannya,” cuitnya tertanggal 28 November 2022.

Korban

Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan adanya temuan dua korban tertimbun. “Dengan menemukan dua korban tertimbun, korban meninggal tercatat 323 jiwa,” kata Herman di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin. 

Hal ini berarti mengurangi jumlah korban hilang yang masih dalam pencarian sebanyak 9 jiwa.  Ia juga menjelaskan masih ada korban luka berat yang dirawat 108 orang. Sedangkan, korban luka ringan sudah tertangani dan kembali ke rumah masing-masing

Pendataan terbaru mengenai titik pengungsian, Herman menyebutkan terdapat total 449 titik dengan rincian 331 titik terpusat dan 118 pengungsian mandiri yang berada dekat rumah korban sendiri. Total pengungsi sebanyak 40.152 KK atau 100.330 orang. 

Secara lebih terperinci, Herman menjelaskan jumlah pengungsi laki-laki 48.490 orang, perempuan 51.840 orang. Pengungsi dengan kondisi hamil 1.317 orang, lansia 6.754 orang dan disabilitas 147 orang.

Sedangkan kerugian materiil tercatat total rumah rusak sebanyak 63.229 buah. Ia mengimbau warga yang berada di posko-posko pengungsian sudah bisa kembali ke rumah masing-masing. Dengan catatan rumah yang kerusakannya ringan dan tidak berubah struktur konstruksinya. 

"Warga sudah bisa pulang ke rumah karena berdasarkan investigasi pihak BMKG gempa susulan sudah melandai sehingga bagi rumahnya yang rusak ringan sudah bisa ditempati," jelasnya.

Baca:
Jenazah Pedagang Bakso Peluk Putrinya Ditemukan di Lokasi Gempa Cugenang

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 882 Gempa Susulan di Jayapura, Awan Topi di Serang

5 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 882 Gempa Susulan di Jayapura, Awan Topi di Serang

Topik tentang gempa susulan terus mengguncang Jayapura, Papua, menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Angin Kencang Terjang Wilayah Terdampak Gempa Cianjur, 3 Orang Terluka

8 jam lalu

Angin Kencang Terjang Wilayah Terdampak Gempa Cianjur, 3 Orang Terluka

Angin Kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, termasuk di daerah terdampak bencana gempa bumi.


BMKG Resmikan Fasilitas Pelayanan Terpadu dan Operasional Radar Cuaca Kupang

10 jam lalu

BMKG Resmikan Fasilitas Pelayanan Terpadu dan Operasional Radar Cuaca Kupang

Keberadaan fasilitas pelayanan terpadu BMKG ini dapat semakin memperkuat sistem peringatan dini multibencana di wilayah timur Indonesia.


Galian Pasir Longsor di Cianjur, Tiga Orang Tertimbun Bersama Alat Berat dan Truk

15 jam lalu

Galian Pasir Longsor di Cianjur, Tiga Orang Tertimbun Bersama Alat Berat dan Truk

Tiga orang penambang pasir galian C di Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, tewas tertimbun longsor, Sabtu 4 Februari 2023


Gempa di Jayapura Sudah 882 Kali, Hari Ini Diguncang M3,6 dan M4,9

16 jam lalu

Gempa di Jayapura Sudah 882 Kali, Hari Ini Diguncang M3,6 dan M4,9

Gempa bumi pertama hari ini mengguncang wilayah Kota Jayapura pada pukul 11:47:24 WIT.


BMKG Sebut Gempa di Sesar Aceh Pagi Ini Patut Diwaspadai, Ini Alasannya

18 jam lalu

BMKG Sebut Gempa di Sesar Aceh Pagi Ini Patut Diwaspadai, Ini Alasannya

Segmen Aceh khususnya di bagian utara termasuk salah satu seismic gap yang sudah sangat lama tidak terjadi gempa signifikan.


BPBD Sebut Air Laut di Pintu Air Pasar Ikan Naik & Daftar 19 Lokasi Berpotensi Banjir Rob

18 jam lalu

BPBD Sebut Air Laut di Pintu Air Pasar Ikan Naik & Daftar 19 Lokasi Berpotensi Banjir Rob

Kenaikan air laut ini berpotensi menimbulkan terjadinya banjir rob.


Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

19 jam lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

Pada siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi hujan ringan.


7 Fakta Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur: Pelat Palsu hingga Dugaan Perselingkuhan

20 jam lalu

7 Fakta Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur: Pelat Palsu hingga Dugaan Perselingkuhan

Kasus tabrak lari mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni hingga tewas di Kecamatan Karangtengah, Cianjur pada 20 Januari 2023, membuka sejumlah fakta baru


BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

21 jam lalu

BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

Warga diimbau untuk memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.