Kulminasi Setelah 10 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajaran HP Workstation seri Z yang diperkenalkan di Jakarta, Selasa pekan lalu. Terdiri dari HP Z800, Z600 dan Z400 Workstation.

    Jajaran HP Workstation seri Z yang diperkenalkan di Jakarta, Selasa pekan lalu. Terdiri dari HP Z800, Z600 dan Z400 Workstation.

    TEMPO Interaktif, Jakarta: Sejak pertama kali meluncurkan HP Workstation pada 1998, Hewlett-Packard (HP)tergolong rajin memproduksi perangkat komputer meja yang dirancang untuk keperluan industri ini dalam berbagai model. Kini, setelah lebih dari 10 tahun, HP kembali meluncurkan jajaran HP Workstation terbaru, seri Z. Selasa pekan lalu, model anyar ini diperkenalkan di Indonesia.

    Jajaran HP Workstation seri Z itu, antara lain HP Z800, HP Z600, dan HP Z400. Menurut HP Indonesia, produk anyar itu adalah kulminasi dari lebih 20 inovasi rancangan HP. "Seri Z menjadi Workstation HP pertama yang menghadirkan layanan total dari power supply hingga motherboard," kata Cynthia Defjan, Market Development Manager Workstation HP Indonesia, saat memperkenalkan produk tersebut di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

    Tak mengherankan jika vendor ini begitu membanggakan seri Z. Interiornya menawarkan desain modular, setiap komponen disisipkan dengan rapi pada sistem tanpa kabel. Sistem ini diharapkan dapat menghadirkan kinerja optimal. Sementara itu, eksteriornya sederhana, namun elegan dengan lapisan alumunium yang terinspirasi oleh desain industri dan otomotif dari BMW Group Designworks Amerika Serikat.

    "Penelitian memperlihatkan, HP Workstation seri Z secara menakjubkan dapat memenuhi kebutuhan dalam waktu singkat melalui performa dan produktivitasnya," ujarnya. Prosesor Intel Xeon seri 5500 dengan pengendali memori yang terintegrasi serta teknologi Intel Turbo Boost bersama rangkaian solusi grafis profesional dan audio definisi tinggi juga ditanam di tiga model ini.

    Menurut Adesh Gupta, Manajer Asia-Pacific Server Product Group Intel, sejak lebih dari 10 tahun lalu HP Workstation diproduksi pertama kali, seri Z ini memiliki kinerja 114 kali lebih cepat. "Dari segi kapasitas memori, seri Z 192 kali lebih besar."

    Tak kalah penting adalah desainnya yang berorientasi "ramah lingkungan". Seri ini dilengkapi solusi-solusi baru yang mempertimbangkan kelestarian lingkungan. Seperti fitur WattSaver, yang bisa mengelola daya listrik dalam kondisi "off" menjadi kurang dari 1 watt.

    Seri Z juga menawarkan efisiensi power supply hingga 85 persen. Bahkan Z800 dijanjikan mampu menghemat listrik dan mengurangi jumlah panas yang dikeluarkan hingga 89 persen. Tak aneh jika produk ini memenuhi kualifikasi Energy Star 5.0. Dari beratnya, 90 persen bahan yang digunakan seri Z juga bisa didaur ulang. Menurut HP, produknya ini berhasil meraih rating tertinggi, EPEAT Gold.

    Di antara ketiganya, Z800 merupakan produk terkuat. Dengan kapasitas memori lebih dari 192 gigabita, Z800 disasar untuk penggunaan aplikasi, seperti animasi tiga dimensi, penyiaran video, penemuan minyak dan gas bumi, serta medical imaging. Model ini hadir dengan desain terbaru, dilapisi alumunium dan internal modular.

    Khairul Ahmad, konsultan teknik HP Workstation Asia-Pacific, menambahkan, meski menghasilkan kinerja maksimum, desain Z800 sangat ramping. "Bentuknya 25 persen lebih ramping dibanding produk kompetitor."

    HP Z800 quad-core memperkuat teknologi Intel QuickPath terbaru guna menawarkan performa input-output terunggul dalam setiap skenario aplikasi. Produk ini menyediakan pilihan liquid-cooling atau sistem pendinginan dengan cairan, di samping sistem air-cooling.

    HP Z600 juga memiliki eksterior berlapis alumunium, dengan desain internal modular dan kemampuan menghadirkan layanan seperti Z800. Dengan memori lebih dari 24 gigabita, "Seri ini cocok untuk produksi animasi high-end dan bidang keuangan," ujar Khairul.

    Adapun HP Z400 merupakan Workstation entry-level terbaik di kelasnya. Produk ini menawarkan kinerja prosesor Intel terunggul, namun dengan harga terjangkau. "Khususnya untuk profesional di bidang penyuntingan video, fotografi, serta entry level desain dan rekayasa."

    Berbeda dengan kedua seri sebelumnya, yang merupakan Workstation double-socket, Z400 adalah model single-socket. Seri ini menjadi Workstation single-socket pertama yang berbasis Intel Nehalem, arsitektur mikro generasi terkini dari Intel. Selain itu, model ini dapat dibangun menggunakan prosesor Intel Xeon terbaru. Seperti halnya Z800, Z400 juga menyediakan pilihan liquid-cooling.

    Menurut Cynthia, pilihan itu merupakan jawaban atas permintaan konsumen. Dengan air-cooling, sebuah Workstation sebenarnya sudah bekerja tanpa menghasilkan suara. "Tapi ada saja yang meminta lebih dari itu." Produk yang tersedia mulai September mendatang itu akan dibanderol masing-masing, mulai US$ 1.500 untuk Z400, US$ 2.000 (Z600) dan US$ 2.500 (Z800).

    Dimas


    Bookmark:

    EPEAT: Singkatan dari electronic product environmental assessment tool, penghargaan untuk industri teknologi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?