Selayang Pandang Computex Taipei 2009  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana salah satu lokasi pameran Computex 2009 di Taipei.

    Suasana salah satu lokasi pameran Computex 2009 di Taipei.

    TEMPO Interaktif, Taipei: Selebrasi ulang tahun itu sederhana saja. Sebuah kue ulang tahun berbentuk netbook serta tepuk tangan riuh dari ratusan orang yang memadati salah satu ballroom di Hotel Grand Hyatt Taipei, Taiwan, Selasa pekan lalu.

    Begitulah acara singkat yang digelar oleh Intel, entah spontan atau tidak, untuk merayakan setahun umur prosesor Intel Atom. Prosesor ini memang diluncurkan ke publik tepat pada Juni tahun lalu, bersamaan dengan ajang Computex 2008.

    Tapi, pada Computex 2009, yang berlangsung pada 2-6 Juni 2009, Intel tak sekadar melakukan selebrasi, termasuk selebrasi kesuksesan penjualan 1 miliar motherboard untuk desktop di Taiwan. Pada kesempatan ini, Intel juga melahirkan penerus Atom.

    Pine Trail adalah penerus itu. Platform ini memiliki prosesor bernama Pineview. Sebetulnya ia sudah diluncurkan pekan lalu, beberapa hari sebelum Computex Taipei dimulai. Melalui sebuah konferensi telepon, Intel meluncurkan Pine Trail di beberapa negara, termasuk Indonesia.

    Keistimewaan Pine Trail tentu saja harus meneruskan fenomena Atom, yang telah melahirkan segmen baru di pasar komputer, yaitu netbook. Taiwan juga negara pertama yang memasarkan netbook, khususnya dengan terobosan yang dilakukan Asus lewat produk lawasnya, Asus Eee PC berlayar 7 inci. Dari Taiwan, netbook seperti "wabah" menyebar ke seluruh dunia.

    Bayangkan saja, saat ini sudah ada lebih dari 75 model netbook dan nettop (ini segmen baru untuk pasar desktop) yang beredar di seluruh dunia. Total penjualannya telah mencapai lebih dari 10 juta unit Atom.

    Mooly Allen, Wakil Presiden dan General Manager Mobile Platforms Group Intel, mengatakan Pine Trail akan menggiring kita ke netbook "generasi ketiga". Inilah masa bagi netbook yang jauh lebih ramping, lebih ringan, dan lebih hemat tenaga baterai.

    "Memang masih terbilang computing mendasar, tapi telah dioptimalkan," kata Mooly Allen di Taipei, Selasa lalu.

    Rahasia Pine Trail adalah perubahan arsitektur. Versi Atom sebelumnya memakai arsitektur tiga chip, tapi Pine Trail hanya memakai dua chip. Alhasil, ia lebih hemat tempat dan hemat energi.

    Atom sebelumnya memiliki tiga chip dalam arsitekturnya, yaitu chip untuk memory controller, grafik (termasuk layar LCD), dan input/output. Pada Pine, chip untuk memori controller dan grafik digabungkan menjadi satu. Begitu saja. Tapi Anda mesti sabar menanti sampai akhir tahun ini, hingga Pine Trail dikapalkan.

    Namun, Pine Trail hanya sekelumit dari sebuah perhelatan besar bernama Computex, ajang barometer industri komputer di kawasan Asia-Pasifik dan pameran industri komputer terbesar kedua di dunia. Selama lima hari acara itu, ada begitu banyak tawaran terobosan teknologi yang ditawarkan berbagai vendor.

    Computex tahun ini diikuti 1.700 peserta pameran yang menempati 4.600 booth atau stan. Diperkirakan ajang yang berlangsung di Taipei World Trade Center Nangang dan Taipei International Convention Center itu dikunjungi oleh sekitar 35 ribu orang.

    Pesertanya meliputi pemain di industri komputer, komponen komputer, peranti lunak, sistem komputer, produsen monitor, dan perangkat multimedia. Selain itu, ada 700 stan yang menampilkan produk yang mendukung teknologi WiMAX, termasuk Intel dan Acer.

    DEDDY SINAGA (TAIPEI)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?