Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengenal Gagal Ginjal Kronis, Penyakit yang Diderita Lukas Enembe Sebelum Meninggal

image-gnews
Terdakwa mantan Gubernur Papua Lukas Enembe menyapa pengunjung usai menjalani sidang vonis atau putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 19 Oktober 2023. Menurut Kuasa hukum Lukas Enembe, Antonius Eko Nugroho, mantan Gubernur Papua itu meninggal dunia pada pukul 10.00 WIB.  TEMPO/ Febri Angga Palguna
Terdakwa mantan Gubernur Papua Lukas Enembe menyapa pengunjung usai menjalani sidang vonis atau putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 19 Oktober 2023. Menurut Kuasa hukum Lukas Enembe, Antonius Eko Nugroho, mantan Gubernur Papua itu meninggal dunia pada pukul 10.00 WIB. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia hari ini, Selasa 26 Desember 2023. Lukas meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Politikus Demokrat tersebut merupakan terpidana kasus korupsi tindak pidana pencucian uang yang ditahan di Rutan KPK.

Sebelum meninggal, Lukas diketahui mengidap penyakit gagal ginjal kronis. Pengacara Lukas, Petrus Bala Pattyona mengatakan, kesehatan kliennya sudah memburuk sejak beberapa waktu belakang. Berdasarkan hasil pemeriksaan RSPAD, Lukas didiagnosa penyakit gagal ginjal kronis mencapai stadium lima.

Tidak hanya itu, Lukas juga dikabarkan punya penyakit lainnya yang membuat kondisinya semakin menurun. Penyakit Lukas lainnya yakni denyut jantung melemah, diabetes, hingga stroke.

Apa Itu Gagal Ginjal Kronis?

Dilansir dari situs Kementerian Kesehatan, gagal ginjal kronis merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia. Seringkali saat terdiagnosa gagal ginjal, pasien sudah dalam keadaan lanjut dan memerlukan cuci darah atau terapi.

Penyakit gagal ginjal terbagi menjadi dua, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Perbedaan dua penyakit ini dinilai dari durasi diagnosanya. Jika pasien tersebut mengalami kerusakan fungsi ginjal yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih maka disebut gagal ginjal kronis. Sedangkan apabila kondisi perubahan fungsi ginjal terjadi mendadak dan belum mencapai tiga bulan, maka disebut gagal ginjal akut.

Penyakit ini bisa bermula dari diabetes mellitus atau kencing manis dan hipertensi yang tidak terkontrol. Selain itu, gagal ginjal kronis juga akibat dari tidak terkendalinya kadar gula darah di tubuh yang membuat berujung komplikasi.

Selain dua hal tersebut, gagal ginjal kronis juga disebabkan oleh infeksi ginjal berulang, penyakit autoimun, penyakit ginjal polikistik, pembesaran prostat, konsumsi obat anti inflamasi non steroid jangka lama dan tanpa pengawasan.

Gejala Gagal Ginjal Kronis 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kementerian Kesehatan menyebut variasi gagal ginjal kronis bermacam-macam. Mulai dari tanpa gejala dan ada yang bermula dari keluhan. Kasus tidak bergejala biasanya ditemukan saat pemeriksaan laboratorium tes kesehatan. Sedangkan yang menimbulkan keluhan dapat dirasakan melalui mual, sakit kepala, rasa gatal pada kulit dan mudah lelah.

Gagal ginjal kronis juga ditandai dengan perubahan frekuensi buang air kecil. Lalu, sembab pada kaki dan perut yang semakin besar. Sesak nafas disertai kejang-kejang juga salah satu ciri-ciri penyebab gagal ginjal kronis.

Walau penyakit gagal ginjal kronis ini mempunyai gejala yang bervariasi, para ahli tetap menyarankan untuk tidak melakukan diagnosa sendiri. Pasien perlu dirujuk ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan. Deteksi gagal ginjal kronis dapat membantu pasien untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin dan mencegah komplikasi.

Bagaimana Mengobati Gagal Ginjal Kronis?

Tata laksana pada penyakit gagal ginjal kronis harus bersifat menyeluruh, dimulai dengan mengubah gaya hidup, mengobati penyakit yang mendasarinya dan terapi pengganti ginjal. Pilihan terapi pengganti ginjal ini juga beragam. Misalnya, bisa dengan cuci darah menggunakan mesin atau cuci darah menggunakan membran peritobeun pasien dan cangkok.

Pasien yang sudah didiagnosa gagal ginjal tahap akhir biasanya memerlukan tindakan cuci darah dua hingga tiga kali dalam seminggu. Sedangkan, untuk terapi ginjal yang terbaik sampai saat ini adalah cangkok atau transplantasi. Namun, prosesnya memerlukan waktu yang lama karena menunggu pendonor ginjal yang cocok.

Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk selalu melaksanakan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit gagal ginjal tersebut.

Pilihan Editor: Beasiswa Ikatan Dinas di ULBI, Pintu Masuk Jadi Pegawai PT Pos Indonesia

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dokter Ingatkan Kelebihan Konsumsi Garam dan Risiko Gagal Ginjal

9 jam lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
Dokter Ingatkan Kelebihan Konsumsi Garam dan Risiko Gagal Ginjal

Dokter mengungkapkan kebiasaan mengonsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko gagal ginjal dan kini dialami banyak anak muda.


Pakar Sebut Minuman Manis Bisa Picu Gagal Ginjal

9 hari lalu

Ilustrasi minuman manis (pixabay.com)
Pakar Sebut Minuman Manis Bisa Picu Gagal Ginjal

Pakar menyebut mayoritas penderita gagal ginjal disebabkan kerap mengonsumsi minuman manis saat masih sehat.


Inilah 8 Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda

15 hari lalu

Ilustrasi ginjal. webmd.com
Inilah 8 Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda

Gagal ginjal tak hanya menyerang orang-orang di usia tua, tetapi juga orang-orang di usia muda. Berikut penyebabnya.


6 Langkah Mengurangi Risiko STSS, Penyakit Apakah Itu?

29 hari lalu

Ilustrasi bakteri. reddit.com
6 Langkah Mengurangi Risiko STSS, Penyakit Apakah Itu?

Apakah itu penyakit infeksi bakteri STSS? Berikut 6 cara mengurangi risiko terdampak penyakit ini.


Tersangka Pemberi Suap bagi Lukas Enembe Meninggal, KPK Segera Bahas Status Hukum Piton Enumbi

47 hari lalu

Juru bicara KPK, Ali Fikri, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 24 April 2024. KPK mengirimkan kembali surat pemanggilan kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor), yang telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik menjalani pemeriksaan pada hari Jumat, 3 Mei 2024 mendatang, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang kepada pegawai negeri di Lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo. TEMPO/Imam Sukamto
Tersangka Pemberi Suap bagi Lukas Enembe Meninggal, KPK Segera Bahas Status Hukum Piton Enumbi

Piton Enumbi, pemilik PT Melonesia Mulia yang menjadi tersangka penyuap Lukas Enembe, meninggal di RS Provita Jayapura.


5 Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat

54 hari lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
5 Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat

Ginjal merupakan anggota tubuh berperan penting. Mencegah penyakit ginjal amat penting karena organ ini berfungsi untuk menghilangkan racun di tubuh.


Hindari Paracetamol Sambil Minum Kopi, Ini Efek yang Ditimbulkannya

2 Mei 2024

Ilustrasi kopi panas. Foto: Unsplash.com/Rene Porter
Hindari Paracetamol Sambil Minum Kopi, Ini Efek yang Ditimbulkannya

Seseorang perlu waspada agar tidak mengonsumsi paracetamol bersamaan dengan minum kopi. Apa alasannya?


Bahaya Konsumsi Paracetamol Sembarangan, Perlu Perhatikan Dosis yang Tepat

2 Mei 2024

Ilustrasi paracetamol. Shutterstock
Bahaya Konsumsi Paracetamol Sembarangan, Perlu Perhatikan Dosis yang Tepat

Paracetamol tidak dapat dikonsumsi sembarangan karena memiliki efek dan bahaya bagi kesehatan. Perhatikan dosis yang disarankan.


Jokowi Percaya Bahlil Pimpin Satgas Gula dan Bioetanol, Ini 7 Tugas Pokoknya

29 April 2024

Menteri BKPM Bahlil Lahadalia saat menyerahkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2024. Penyerahan zakat ini juga diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga tinggi negara, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perwakilan perusahaan swasta, hingga tokoh publik. TEMPO/Subekti.
Jokowi Percaya Bahlil Pimpin Satgas Gula dan Bioetanol, Ini 7 Tugas Pokoknya

Presiden Jokowi tunjuk Menteri Investasi Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Gula dan bioetanol. Apa saja tugas-tugasnya?


Mudik Lebaran, Pasien Penyakit Ginjal Hati-hati bila Mau Minum Obat Antimabuk Perjalanan

7 April 2024

Ilustrasi mudik dengan bus. TEMPO / Hilman Fathurrahman W'
Mudik Lebaran, Pasien Penyakit Ginjal Hati-hati bila Mau Minum Obat Antimabuk Perjalanan

Penderita penyakit ginjal diminta berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter terkait sebelum meminum obat untuk mabuk perjalanan saat mudik Lebaran.