Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menyentuh 3,45 Meter, Banjir di Kalimantan Tengah Berangsur Surut

image-gnews
Dua warga menggunakan perahu saat keluar rumahnya yang terendam banjir di Desa Sungai Rangas Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Ahad, 5 Maret 2023. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat sejak 25 Februari hingga 4 Maret 2023, sebanyak 65.784 jiwa dan 17.257 rumah di 99 desa dan kelurahan terdampak banjir di Kabupaten Banjar. ANTARA/Bayu Pratama S
Dua warga menggunakan perahu saat keluar rumahnya yang terendam banjir di Desa Sungai Rangas Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Ahad, 5 Maret 2023. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat sejak 25 Februari hingga 4 Maret 2023, sebanyak 65.784 jiwa dan 17.257 rumah di 99 desa dan kelurahan terdampak banjir di Kabupaten Banjar. ANTARA/Bayu Pratama S
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan delapan kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah yang sebelumnya dilaporkan terendam banjir mulai berangsur surut. Daerah-daerah tersebut yakni Kabupaten Barito Selatan, Pulang Pisau, Gunung Mas, Katingan, Murung Raya, Sukamara, dan Kota Palangkaraya.

“Genangan tertinggi terpantau di Kabupaten Barito Selatan, sekitar 345 centimeter,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis pada Jumat, 15 Maret 2024.

Adapun Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, dan Sukamara sudah mengalami surut. Muhari lantas menjelaskan intensitas surut banjir bervariasi karena ketinggian air banjir berbeda-beda di masing-masing daerah. Hal ini terpantau dalam laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Tengah.

Banjir di Kalimantan Tengah dimulai ketika adanya hujan deras yang mengguyur sejak Selasa malam, 12 Maret 2024. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Kahayan dan beberapa anak sungai lain. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya sempat mendata lima warganya dilaporkan tenggelam.

Muhari menyebut, pemerintah juga terus mendata ribuan keluarga yang dilaporkan terdampak. Di antaranya berdampak pada 6.954 keluarga di Kota Palangkaraya; 5.302 keluarga di Barito Selatan; 1.976 keluarga di Pulang Pisau; 639 keluarga di Gunung Mas; 206 keluarga di Katingan; 180 keluarga di Murung Raya; dan 85 keluarga di Sukamara.

Dari jumlah tersebut, dilaporkan 323 keluarga di Kota Palangkaraya dan 81 keluarga di Pulang Pisau harus mengungsi. Pemerintah daerah disebut telah mengaktifkan sejumlah layanan publik untuk penanganan darurat. Mulai dari tiga pos pengungsian dan dua gedung fasilitas publik di Kota Palangkaraya.

“Pos di Kota Palangkaraya didukung dengan pos kesehatan, dapur umum, dan MCK (Mandi Cuci Kakus),” kata Muhari. Sedangkan di Kabupaten Pulang Pisau, warga pengungsi ditampung di rumah kerabat atau tetangga terdekat. Pemerintah juga mendata sedikitnya 6.902 unit rumah mengalami kerugian akibat terendam banjir.

Saat ini, BPBD telah melakukan siap-siaga bencana di masing-masing daerah. Di antaranya dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan dan distribusi logistik. Adapun Pemerintah Kota Palangkaraya bahkan memberlakukan status tanggap darurat banjir selama tujuh hari sejak 10 hingga 17 Maret mendatang. Pemerintah turut mengaktifkan pos komando bantuan.

Penjabat Wali Kota Palangkaraya Hera Nugrahayu menyatakan saat ini pemerintah memprioritaskan penanganan korban banjir. Khususnya warga yang terdampak sungai meluap di tepi Sungai Kahayan dan sungai-sungai lain. “Kami melakukan tinjauan langsung di lokasi terdampak untuk memastikan bahwa semua kebutuhan mendesak warga dapat terpenuhi," kata Hera seperti dikutip dari Antara pada Jumat, 15 Maret 2024.

Pemerintah kota menyiapkan bantuan berupa sandang, pangan, papan, dan layanan kesehatan di tempat pengungsian. Hera juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Apalagi saat ini tercatat ribuan warga dari berbagai wilayah di Palangkaraya telah menjadi korban banjir baik dalam kategori ringan atau sampai harus pindah di rumah kerabat ataupun di posko pengungsian," ucap dia. Hera juga mengimbau warga yang masih bertahan di rumah untuk segera mengungsi ke posko-posko yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyediakan posko-posko pengungsian yang aman dan memadai. Posko pengungsian yang telah disediakan dapat menjadi tempat perlindungan yang aman bagi warga yang terdampak banjir karena telah disediakan fasilitas dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi,” katanya.

Tim gabungan dari berbagai instansi terkait telah dikerahkan untuk memberikan bantuan evakuasi, logistik, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu sesama dalam menghadapi musibah ini. Menurut dia, dalam situasi darurat, kerja sama penting untuk meminimalkan dampak bencana dan memastikan keselamatan semua warga.

IRSYAN HASYIM | ANTARA

Baca Juga: BNPB Laporkan Wilayah Pantura Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

1 hari lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

Sedikitnya sebelas orang tewas dan lebih dari 30 orang masih hilang setelah sebuah jembatan di Cina utara ambruk di tengah hujan lebat


SKK Migas Catat Lifting Minyak Semester I 2024 Capai 576 Ribu Barel per Hari

2 hari lalu

Ilustrasi proyek migas SKK Migas. Foto: dok SKK Migas
SKK Migas Catat Lifting Minyak Semester I 2024 Capai 576 Ribu Barel per Hari

SKK Migas memprediksi lifting minyak pada semester II atau hingga akhir 2024 sebesar 595 ribu BOPD.


Toronto Terendam Banjir

4 hari lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Pey Hardi Subiantoro
Toronto Terendam Banjir

Banjir di Toronton Kanada menyebabkan listrik padam, gangguan lalu lintas dan sejumlah penerbangan terlambat atau bahkan dibatalkan.


BNPB: Longsor di Mimika, Tujuh Warga Meninggal

4 hari lalu

Ilustrasi tanah longsor. Tempo/Imam Hamdi
BNPB: Longsor di Mimika, Tujuh Warga Meninggal

Menurut BNPB, hujan lebat tiga hari menyebabkan tanah longsor di Mimika, Papua Tengah, 14 Juli 2024. Tujuh warga meninggal dunia.


Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

4 hari lalu

Rapper Drake memperlihatkan kondisi dalam rumahnya yang tergenang air karena badai besar di Toronto. Foto: Instagram/@champagnepapi
Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

Rapper Drake menunjukkan kondisi di dalam rumahnya yang terendam banjir akibat hujan badai melanda Toronto.


Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

4 hari lalu

Kondisi banjir di Kab Luwu Utara, Senin (15/7). Sumber video: BPBD Kab Luwu Utara
Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

Hujan deras sejak 15 Juli lalu membuat sejumlah sungai utama di Kabupaten Luwu Utara meluap dan melimpas ke pemukiman masyarakat.


Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

6 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Rumah Pompa Air Sentiong di Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 29 Februari 2024. Dok. Pemprov DKI, beritajakarta.com
Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

Selama 2024, ada delapan waduk/embung yang dibangun di Jakarta. Dua di antaranya adalah waduk baru.


BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

6 hari lalu

Warga mengungsi dengan menggunakan perahu di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

Banjir ini menjadi yang terparah di Gorontalo pada pertengahan tahun 2024


Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

7 hari lalu

Wilayah yang masih terdampak banjir di Kota Gorontalo, per Sabtu, 13 Juli 2024, pukul 11.00 WITA. Lembaga Salam Puan
Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

bencana hidrometeorologi merupakan fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan.


Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

8 hari lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

Hujan yang turun di Kota dan Kabupaten Gorontalo, serta Kabupaten Bone Bolango ibarat tak pernah jeda sepanjang awal Juli ini.