Peneliti UI Temukan Ragi Untuk Menetralisir Racun Minyak Goreng Bekas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Universitas Indonesia menemukan ragi (khamir) yang mampu mengubah minyak goreng bekas pakai menjadi limbah yang tidak beracun sehingga aman ketika dibuang ke lingkungan. Koordinator laboratorium University of Indonesia Culture Collection (UICC) Ariyati Oetari mengatakan khamir tersebut dikembangkan dari spesies tumbuh-tumbuhan yang berasal dari Cibodas. “Khamir yang kita kembangkan berasal dari Soka dan Bunga terompet,” ujarnya kepada Tempo di Fakultas MIPA UI, Jumat (03/07).

    Ariyati mengatakan permasalahan yang sering timbul selama ini adalah minyak goreng bekas pakai ternyata tumbuh menjadi limbah yang merusak sekitar. “Kalau dibuang tidak jarang menyumbat pipa-pipa rumah tangga,” ujarnya. Enzim lipase yang dihasilkan khamir akan mampu mengurai limbah minyak goreng agar tidak berbahaya dan menyumbat pipa pembuangan.

    Manfaat lain dari khamir adalah mampu mencegah pertumbuhan jamur sehingga buah menjadi tidak mudah busuk. “Kita sudah coba semprotken suspensi sel khamir ke tomat yang sudah dipetik dan mampu bertahan hingga satu belan tetap segar,” kata Ariyati. Kemampuan khamir tersebut setara dengan peggunaan fungisida sintetik Dithane M-45 yang cenderung berbahaya bagi kesehatan manusia.

    Meski demikian, Ari mengatakan belum berniat mengembakan penemuan ini ke arah bisnis. “Yang jelas prospek bisnis besar,” ujarnya.

    TIA HAPSARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.