Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hampir Sebulan Daerah Pantura Jawa Barat Ini Nihil Hujan, Begini Catatan BMKG

image-gnews
Area persawahan yang kering di kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 September 2023. Kekeringan yang telah terjadi di beberapa daerah di Indonesia merupakan dampak dari El Nino. TEMPO/Tony Hartawan
Area persawahan yang kering di kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 September 2023. Kekeringan yang telah terjadi di beberapa daerah di Indonesia merupakan dampak dari El Nino. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian daerah di jalur pantai utara atau Pantura, Jawa Barat, mengalami hari tanpa hujan yang sangat panjang, yaitu hingga 27 hari. Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mencatat daerah yang kering hampir sebulan mencakup Desa Ambit di Cirebon, jalur Leuweung Seureuh di Karawang, dan Kampung Pawelutan di Subang. 

Pada dasarian kedua Juni 2024, 76,9 persen atau nyaris seluruh area di Jawa Barat mendapat hari hujan yang sangat pendek, hanya berkisar 1-5 hari. Curah hujan pada separuh provinsi, atau sekitar 65,4 persen area di Jawa Barat, masuk kriteria rendah dengan intensitas 0-50 milimeter per dasarian atau sepuluh hari. 

Menurut catatan BMKG Jawa Barat, masih ada 30,6 persen wilayah yang memegang kriteria hujan menengah, dengan intensitas 50-150 milimeter per dasarian. Kategori ini condong berada di wilayah barat Provinsi Jawa Barat.

Hanya 3,8 persen daerah yang curah hujannya masih tinggi, mencakup sebagian kecil Bogor, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, serta Pangandaran. Beberapa titik di Bogor juga mewakili 0,2 persen dengan curah hujan sangat tinggi.

Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat memprediksi curah hujan pada dasarian ketiga Juni 2024. Sekitar 88 persen dari total wilayah Jawa Barat akan memiliki periode hujan berkriteria rendah. Ada juga 12 persen wilayah yang akan mendapat hujan menengah, misalnya sebagian selatan Bogor dan utara Sukabumi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada periode yang sama. 19 persen area Jawa Barat akan mengalami hujan melebihi kondisi normal, sedangkan 31 persen wilayah mengalami hujan di bawah normal. 

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG, Rakhmat Prasetia, sebelumnya menyebut potensi hujan di Jawa Barat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya suhu muka laut di sekitar perairan yang relatif hangat. Pada periode 17-23 Juni 2024, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin masih aktif di Pulau Jawa.”

“Kedua gelombang di lapisan atmosfer itu mengindikasikan potensi kumpulan awan hujan,” kata Rakhmat melalui keterangan tertulis pada 16 Juni lalu.

Pilihan Editor: Segudang Kemungkinan Pemicu Gangguan Imigrasi Bandara, Mana yang Paling Berbahaya?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menteri Yasonna Serahkan 35 Sertifikat KIK dari Upacara Adat hingga IG Kopi Robusta Sanggabuana Jawa Barat

1 jam lalu

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, menyerahkan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dan Indikasi Geografis  (IG) kepada masyarakat  Jawa Barat di Bandung, Selasa 23 Juli 2024. FOTO: dokumen Humas Kemenkumham
Menteri Yasonna Serahkan 35 Sertifikat KIK dari Upacara Adat hingga IG Kopi Robusta Sanggabuana Jawa Barat

Yasonna H. Laoly menyerahkan 35 Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dan satu Indikasi Geografis (IG) bagi masyarakat Provinsi Jawa Barat.


Mentawai Diguncang Gempa Tektonik M5,0, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

6 jam lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Mentawai Diguncang Gempa Tektonik M5,0, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Menurut BMKG, gempa tektonik Mentawai hari ini berjenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dan tidak berpotensi tsunami.


Alasan IKN Sepi Investor, Dugaan Kebobolan Data BKPM , dan Cuaca Ekstrem Saat Kemarau dalam Top 3 Tekno

7 jam lalu

Lanskap Desain Istana Kepresidenan Nusantara di Ibu Kota Negara, Kalimantan. (Foto: Dok. Nyoman Nuarta).
Alasan IKN Sepi Investor, Dugaan Kebobolan Data BKPM , dan Cuaca Ekstrem Saat Kemarau dalam Top 3 Tekno

Penyebab IKN belum diminati investor asing menjadi artikel utama Top 3 Tekno Tempo, Selasa, 23 Juli 2024.


BMKG Ingatkan Nelayan Soal Gelombang Tinggi 4 Meter, Muncul di Perairan Mana Saja?

8 jam lalu

Gelombang tinggi menghantam pemecah ombak di Dermaga Muara Baru, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter - 4 meter pada Selasa (12/3) dan Rabu (13/3) di wilayah perairan Indonesia serta menghimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di pesisir agar selalu waspada. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
BMKG Ingatkan Nelayan Soal Gelombang Tinggi 4 Meter, Muncul di Perairan Mana Saja?

BMKG mendeteksi risiko gelombang tinggi di berbagai perairan untuk 23-24 Juli 2024. Wajib dipantau oleh nelayan, tongkang, dan kapal penyeberangan.


Hari Anak Nasional 2024, 1.138 Anak Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

8 jam lalu

Menkumham Yasonna H. Laoly.  TEMPO/Subekti.
Hari Anak Nasional 2024, 1.138 Anak Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Dengan pengurangan masa pidana Hari Anak Nasional ini, Yasonna Laoly mengatakan negara menghemat biaya makan Anak Binaan sebesar Rp 826.710.000.


BMKG Catat Gempa M5,7 dari Laut Banda, Guncangannya Sampai ke Seram Bagian Timur

17 jam lalu

Ilustrasi gempa. geo.tv
BMKG Catat Gempa M5,7 dari Laut Banda, Guncangannya Sampai ke Seram Bagian Timur

BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 5,7 dari Laut Banda. Muncul akibat aktivitas intra slab di perairan tersebut.


Pakar BMKG Beberkan Penyebab Hujan di Musim Kemarau, Sebut Masih Ada Risiko Cuaca Ekstrem

22 jam lalu

Siklon Tropis Megan (BMKG)
Pakar BMKG Beberkan Penyebab Hujan di Musim Kemarau, Sebut Masih Ada Risiko Cuaca Ekstrem

Sedikitnya ada delapan faktor penggerak cuaca, di antaranya Monsun Asia, Cold Surge, Siklon Tropis, IOD dan MJO, La Nina dan El Nino, serta Local Convective.


BMKG Ingatkan Kapal Soal Gelombang Tinggi 4 Meter, Mencakup Laut Mentawai dan Selat Sunda

1 hari lalu

Gelombang tinggi menghantam pemecah ombak di Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter - 4 meter pada Selasa (12/3) dan Rabu (13/3) di wilayah perairan Indonesia serta menghimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di pesisir agar selalu waspada. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
BMKG Ingatkan Kapal Soal Gelombang Tinggi 4 Meter, Mencakup Laut Mentawai dan Selat Sunda

Pola angin yang kencang memicu peningkatan gelombang laut hingga ketinggian 2,5-4 meter.


Mahasiswi Desain Telkom University Juara di India di Top 3 Tekno

1 hari lalu

Telkom University. telkomuniversity.ac.id
Mahasiswi Desain Telkom University Juara di India di Top 3 Tekno

Top 3 Tekno, Senin pagi 22 Juli 2024, diawali dari berita prestasi mahasiswi Telkom University yang menyabet juara Asia Young Designer Awards 2024.


Prediksi Cuaca BMKG, Jakarta Cerah dan Cerah Berawan Hari Ini

1 hari lalu

Ilustrasi Cuaca Cerah Berawan. Tempo/Fardi Bestari
Prediksi Cuaca BMKG, Jakarta Cerah dan Cerah Berawan Hari Ini

BMKG menampilkan format baru prakiraan cuaca di website miliknya. Informasi bisa didapatkan spesifik sampai tingkat kecamatan dari jam ke jam.