Jalan Berbeda Hewlett-Packard

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Layar sentuh di notebook bukanlah hal baru. Namun, satu hal yang baru adalah bahwa ia kini telah menjadi sebuah tren di antara para vendor. Ini didorong oleh lahirnya Windows 7, sistem operasi dari Microsoft yang memang didesain untuk komputer berlayar sentuh.

    Selain Acer dan Lenovo, Hewlett Packard menawarkan laptop berlayar sentuh dengan nama HP TouchSmart TM2. Ini memang bukan produk perdana. Sebelumnya, HP sudah menciptakan notebook berlayar sentuh TouchSmart seri TX2. Laptop ini diperkirakan akan dikapalkan di kawasan Asia-Pasifik mulai 17 Januari mendatang.

    HP sendiri mengambil jalan berbeda dengan pesaingnya. Sementara yang lain membidik segmen komersial dan premium, TM2 justru ditujukan untuk pasar konsumer. Ini tampak pada ukuran layarnya yang 12,1 inci dan harganya yang "hanya" US$ 949,99.

    "Kami kembali menunjukkan kepemimpinan kami dalam menghadirkan pengalaman berkomputasi berbasis teknologi sentuh melalui TM2 terbaru yang powerful dan berdaya guna," kata Chua Hwee Koon, Wakil Presiden Mobile Business Unit Personal Systems Group HP Asia-Pasifik & Jepang.

    TM2 dibungkus dengan cangkang berbahan aluminium dengan desain luar yang elegan. Tubuh ini, kabarnya, sudah bebas dari BFRs atau brominated flame retardants dan PVC atau polivinil klorida sehingga lebih ramah lingkungan. Ia dipercantik dengan ilustrasi "riptide".

    Input pada layar sentuh 12,1 inci itu bisa dilakukan dengan jari atau pena digital (untuk menulis di layar melalui teknologi pengenalan tulisan tangan sehingga komputer ini bisa berfungsi tak ubahnya buku tulis).

    Layar ini bisa diputar pada satu sumbu, bahkan dibalik hingga akan tampak seperti komputer tablet. Tapi TM2 bukan komputer tablet. Ia masih dilengkapi keyboard.

    Meski ukuran layarnya 12,1 inci, bukan berarti tubuhnya enteng nian. Malah bobotnya mencapai 2,18 kilogram, sehingga terasa cukup berat bila dibandingkan dengan kecenderungan laptop konsumer yang berada di bawah 2 kilogram saat ini.

    Bobot di atas rata-rata memang sebuah konsekuensi pada tenaga besar yang dimiliki notebook ini. Prosesornya adalah Intel Core 2 Duo berteknologi low-voltage. Ia lebih hemat listrik ketimbang Core 2 Duo lainnya. Kemampuan baterainya mencapai sembilan jam dengan baterai standar enam sel.

    Prosesor grafiknya bukan prosesor yang terintegrasi, melainkan discrete ATI Mobility Radeon. Artinya, HP ingin menawarkan laptop dengan kemampuan grafik yang mumpuni. Malah, kemampuan grafik ini masih bisa ditingkatkan.

    Teknologi khusus yang ditanamkan HP pada laptop ini adalah pembaca cap jari sebagai fitur keamanan. Selain itu, terdapat teknologi advanced thermal design, yang menjadikan tubuh komputer tetap terasa dingin saat bekerja.

    Bicara soal layar sentuh, HP mengklaim layar ini mampu merespons sentuhan jari paling lembut sekalipun. Ia juga mendukung multisentuhan dengan pengenalan gestur untuk melakukan penggulungan layar, pembesaran/pengecilan layar, atau memutar.

    Agar pengguna bisa menikmati lebih banyak pengalaman dalam menyentuh, HP menyediakan beberapa aplikasi, seperti DigiFish Dolphin, sebuah penghemat layar 3D yang interaktif. Ada pula Corel Paint it! Touch untuk menggambar dan melukis atau menaruh foto-foto dalam lukisan dengan ujung jari. TouchSmart TM2 juga memiliki permainan sentuh, seperti The Tug of Words dan Photo Hunt.

    HP bekerja sama dengan label musik Universal Music Group untuk menemukan, memperoleh, dan menikmati 1.120 nada favorit pada notebook-nya. Layanan ini tersedia bagi pelanggan di 18 negara Asia melalui portal khusus www.music4myhp.com.

     DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.