Pengeja Pikiran Portable untuk Masalah Otak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • .

    .

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Imec, Holst Centre dan Laboratorium, Neuro Psikofisiologi di Katholieke Universiteit Leuven hari ini menyajikan pengeja pikiran (Mind Speller) portabel, mudah dipakai, komunikasi verbal cerdas dan perangkat prototipe. Alat baru ini memungkinkan komunikasi dari seseorang cacat motorik, semisal penderita kelumpuhan otak, gangguan bicara dan bahasa.

    "Pengeja fikiran merupakan perangkat umum yang dapat mudah disesuaikan kepada pengguna yang berbeda. Oleh karena itu, ini bisa menjadi solusi komunikasi yang efisien bagi orang dengan gangguan temporal. Selam ini biaya masalah mereka sudah mahal,” kata Marc Van Hulle, ketua tim peneliti dari Holst Centre and Lab.

    Pengeja pikiran ini perangkat EEG (elektro-encephalogram alat baca reaksi otak) berbasis gelombang otak yang menafsirkan ejaan kata dan frasa. Mendeteksi dan menafsirkan peristiwa-terkait potensi P300 di-sinyal EEG seseorang yang memilih karakter dari alternatif karakter tampilan baris dan kolom.

    Potensi  P300 sering digunakan sebagai pembuat fungsi metrik dalam proses pengambilan keputusan. Perangkat P300 sebenarnya sudah ada, tapi bentuknya besar, mahal dan tidak nyaman digunakan.  

    Pengeja pikiran, di sisi lain, menggunakan perangkat portabel, tak lebih besar dari kotak korek api, terhubung ke sebuah topi berisi elektroda di posisi tertentu pada kepala sebagai menangkap-sinyal EEG.

    Imec dan Holst Centre menggunkan chip 8 channel EEG berdaya rendah untuk memproses sinyal EEG. Chip terletak di mikrokontroler gelombang radio 2.4GHz, dan mentransfer sinyal EEG nirkabel ke PCE didekatnya. Data ini ditafsirkan PC dengan alogritma kuat dan kokoh. Piranti ini dikembangkan tim Prof Marc Van Hulle di laboratorium Katholieke Universiteit Leuven. Ini bisa menjadi sosuli komunikasi seseorang yang mengalami kerusakan otak parah. Solusi ini bergantung pada kedua teknologi pelacakan atau laser.

    "Dengan desain lebih sederhana, mengandalkan pada kekuatan-efisien pada chip, Pengeja pikiran menjadi langkah pertama dalam pengembangan generik, mudah dipakai, akurat dan efisien, " kata Chris Van Hoof, Direktur Program Human di Imec.

    PSYORG | PURW 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?