Ada Kesamaan Kimiawi Antara Burung Dengan Dinosaurus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor burung Elang belajar terbang, setelah sayapnya patah, di Sydney, Australia (9/12). Burung tersebut dirawat dua bulan di Kebun Binatang Taronga, sampai sayapnya sembuh kembali. REUTERS/Daniel Munoz

    Seekor burung Elang belajar terbang, setelah sayapnya patah, di Sydney, Australia (9/12). Burung tersebut dirawat dua bulan di Kebun Binatang Taronga, sampai sayapnya sembuh kembali. REUTERS/Daniel Munoz

    TEMPO Interaktif, Inggris - Menggunakan sorotan sinar X Stanford Synchrotron Radiation Lightsource yang terdapat di laboratorium Department of Energy's SLAC National Accelerator, sebuah laboratorium internasional untuk penelitian bidang paleontoligi, geokimia dan fisika menemukan perubahan bentuk menjadi salah satu fosil yang paling penting yang pernah ditemukan, yakni Archaeopteryx, spesies yang merupakan separuh dinosaurus dan separuh burung.

    "Archaeopteryx adalah bagian dari ilmu paleontologi," kata ahli paleontologi dari University of Manchester Phil Manning.

    Dari hasil pemetaan secara kimiawi, sebagaimana telah dipublikasikan di dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences menunjukkan, senyawa kimiawi yang ada pada bulu spesies Archaeopteryx, seperti fosfor dan sulfur juga ada pada bulu burung yang ada saat ini. Sejumlah timah dan zinc yang hampir serupa juga ditemukan pada tulang dinobird.

    Rini K | Sciencedaily


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.