Jum'at, Apple Jelaskan Kisruh iPhone  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pembeli menunjukkan iPhone 4 terbaru di Toko Apple, Distrik Ginza, Tokyo.[REUTERS/Yuriko Nakao]

    Seorang pembeli menunjukkan iPhone 4 terbaru di Toko Apple, Distrik Ginza, Tokyo.[REUTERS/Yuriko Nakao]

    TEMPO Interaktif, San Francisco - Secara mengejutkan Apple Inc. tiba-tiba mengumumkan akan menggelar konferensi pers pada Jum'at besok. Apakah Apple akan menjelaskan soal kisruh iPhone 4 yang membuat sahamnya jatuh?

    Kemarin malam, juru bicara Apple Steve Dowling mengatakan jumpa pers itu akan dilaksanakan di kantor pusat Apple, di Cupertino, California Jum'at besok pukul 10.00 waktu setempat.

    Namun, Dowling menolak menjelaskan apakah pada saat itu Apple akan memberikan klarifikasi seputar kritikan para pengguna iPhone 4 yang kecewa dengan perangkat tersebut.

    Dia juga enggan berkomentar mengenai penyataan Consumer Reports yang menyatakan iPhone generasi keempat itu tak layak dibeli alias tidak direkomendasikan karena mengalami masalah sinyal.

    Consumer Reports merupakan lembaga nirlaba yang dipercaya memberikan penilaian objektif terhadap kualitas suatu produk. Dampak dari pernyataan Consumer Reports membuat saham Apple terjun bebas dan perusahaan itu diperkirakan merugi hingga Rp 89 triliun.

    Persoalan lemahnya sinyal yang menurut Apple disebabkan fungsi antena terganggu jika pengguna menyentuh sisi kiri bawah perangat itu ternyata tidak menjawab persoalan. Alasannya, kebanyakan pengguna Apple bertangan kidal.

    Apple kemudian memberi solusi dengan menawarkan sebuah casing karet yang dapat melindungi kerja antena, tapi tentu saja casing itu tidak gratis. Namun belakangan, Apple mengakui bahwa lemahnya sinyal pada iPhone 4 bukan disebabkan masalah desain atau antena, melainkan lantaran jeleknya software yang ditanamkan pada gadget tersebut.

    Jika perusahaan yang dipimpin Steve Jobs itu ingin menarik iPhone 4 yang sudah terjual lebih dari 1,7 juta dalam tempo tiga hari, analis memperkirakan Apple akan menghabiskan dana sebesar US$ 1,5 miliar. Consumer Reports menyarankan supaya Apple menebus "dosa" kepada pengguna iPhone dengan cara memberikan casing karet itu secara cuma-cuma.

    Reuters|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.