Arkeolog Temukan Kapal Yang Hilang Di Kutub Utara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kapal ekspedisi Franklin. AP/The Canadian Press, Public Archives of Canada

    Ilustrasi kapal ekspedisi Franklin. AP/The Canadian Press, Public Archives of Canada

    TEMPO Interaktif, Ottawa - Arkeolog asal Kanada menemukan bangkai kapal yang telah dinyatakan hilang di Kutub Utara. Ketika ditemukan, kapal yang sering dikisahkan dalam dongeng Northwest Passage itu masih dalam kondisi baik.

    Tim arkeolog dapat menemukan kapal yang telah hilang 150 tahun lalu itu tak lama setelah mereka tiba di lokasi terpencil Teluk Mercy, Northwest Territories, Rabu lalu. Kapal itu adalah kapal ekspedisi yang dilakukan Sir John Franklin pada 1845 dan ditugaskan untuk menghubungkan Atlantik ke Pasifik melalui kepulauan Arktik Kanada.

    "Ini penemuan yang penting," kata kepala dinas arkeologi bawah air dengan Taman Kanada, Bernier. Menurut dia, penemuan kapal itu sama seperti menemukan kapal milik Columbus.

    Masih bagusnya kondisi kapal tersebut, menurut dia, karena air es yang dingin telah membantu melestarikan kapal yang tenggelam sekitar 11 meter dari permukaan laut. Tempat itu tak jauh dari lokasi tempat terakhir didokumentasikan pada 1854.

    Para arkeolog berencana untuk mengambil gambar lebih detil mengenai kapal tersebut dengan menggunakan robot kamera.

    Reuters|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.