Genjot Pelanggan, Telkomvision Tawarkan La Liga -Liga Premier

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Panca Syurkani

    Tempo/Panca Syurkani

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Jika televisi berbayar lain mengandalkan seri Liga Inggris,  Telkomvision kembali menawarkan siaran La Liga Spanyol dan Liga Premier Seri A Italia. Mereka akan menayangkan total tak kurang dari 492 pertandingan dari keduanya.

    Direktur IT dan Konten Telkomvison Aris Hartoni mengatakan pilihan jatuh pada dua liga Spanyol dan Itali ini karena penampilan dan prestasi kedua klub ini.

    "Juara dunia kemarin dari Spanyol dan sebelumnya dari Itali, juara Eropa juga dari Spanyol dan Itali, yang terbaik ada di sini," ujar Aris di Jakarta.

    Kanal ini nantinya tak akan berisi hampir semua pertandingan tapi juga highlight pertandingan majalah tv  mingguan, profil club dan profil pemain. Mereka akan menayangkan pertandingan yang dimainkan bersamaan waktunya.

    Meski salah satu televisi swasta free to air juga menayangkan seri Liga Premier, Aris mengaku tak khawatir.  "Karena kami masih punya kesempatan yang lain, seminggu punya 8-9 pertandingan," ujarnya.

    Selain liga Spanyol dan Itali, kata Aris, Telkomvision juga menawarkan kanal olahraga sepak bola sepeti MU TV, Liverpool, Barcelona, Real Madrid. Mereka juga menyiarkan sepakbola Liga Belanda dan Liga Skotlandia.

    Direktur Utama Telkomvison Evrizal mengakui kanal Liga Premier dan La Liga ini untuk menggenjot jumlah pelanggan. "Targetnya 100 ribu pelanggan untuk delapan bulan ke depan," ujarnya.

    Namun dia enggan berbagi berapa investasi yang dikeluarkan untuk siaran  kedua liga. "Tidak penting berapa, yang penting kepuasan pelanggan," ujarnya. Pelanggan bisa memilih paket penawaran pra bayar mulai dari Rp 90 ribu dan Pasca bayar Rp 80 ribu.

    Dian Yuliastuti
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.