Ini Keunggulan Mobil Listrik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Dahlan Iskan mengendarai mobil listrik dari Depok menuju Kantor BPPT di Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (16/7). Dahlan Iskan melakukan test drive mobil listrik garapan Dasep Ahmadi meskipun sempat mogok. Kemudian setelah sempat diperiksa selama 10 menit, Dahlan kembali mengendarai mobil listrik walaupun dengan kecepatan yang sangat lambat. TEMPO/Dasril Roszandi

    Menteri BUMN Dahlan Iskan mengendarai mobil listrik dari Depok menuju Kantor BPPT di Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (16/7). Dahlan Iskan melakukan test drive mobil listrik garapan Dasep Ahmadi meskipun sempat mogok. Kemudian setelah sempat diperiksa selama 10 menit, Dahlan kembali mengendarai mobil listrik walaupun dengan kecepatan yang sangat lambat. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta--Mobil listrik memiliki banyak keunggulan ketimbang mobil berbahan bakar minyak. Motor listrik dan batere lithium ion membuat kendaraan ini nyaman dipakai, ramah lingkungan, serta hemat pengeluaran. Mobil juga bisa mengisi batere sendiri selama perjalanan bila jalan menurun atau mengerem.

    Perancang mobil listrik, Dasep Ahmadi mengatakan, motor listrik merupakan inovasi penting pada ilmu teknik karena tak lagi memakai energi fosil sebagai sumber tenaga. Perubahan sumber energi ini memberikan dampak signifikan pada rancangan kendaraan.

    "Motor listrik bebas getaran dan polusi," ujar dia kepada Tempo saat ditemui di bengkel PT Sarimas Ahmadi Pratama di Depok, Juni lalu.

    Pada mesin mobil berbahan bakar minyak, bensin atau solar dipakai untuk menggerakkan piston pemutar roda. Putaran piston inilah yang menciptakan getaran dan panas pada mobil. Inilah yang membuat penumpang mobil sering mendengar suara berisik, getaran atau rasa panas dari mesin. Efek samping inilah yang membuat mobil konvensional tak nyaman dikendarai.

    Motor listrik sama sekali tak menggunakan piston sehingga tiga hal yang mengganggu kenyamanan tersebut bisa dihindari. "Penumpang pasti lebih nyaman," katanya.

    Tak hanya penumpang, lingkungan juga turut menikmati kehadiran mobil listrik. Motor listrik menghasilkan energi tanpa gas buang. Selain tak menyebarkan polusi, mobil juga tak meninggalkan jejak karbon penyebab pemanasan global. Kendaraan juga bisa dinyalakan dalam garasi tertutup tanpa terancam keracunan karbon monoksida.

    Selain melahap energi listrik, mobil Ahmadi juga sanggup menambang energi. Melalui teknik bernama regenerative braking, baterai bisa menyerap energi mekanik yang dihasilkan mobil ketika melewati turunan. "Baterai bisa terisi sendiri. Canggih kan?” ujar dia.

    Perhitungan yang dilakukan Dasep menunjukkan mobil listrik menghemat pengeluaran untuk energi. Dengan jarak tempuh 7-8 kilometer per kiloWatt jam dan tarif listrik nonsubsidi sebesar Rp 1.100 per kiloWatt jam, maka perjalanan sejauh 126 kilometer hanya membutuhkan biaya sebesar Rp 18.480. Angka ini akan lebih murah lagi jika mobil listrik diisi menggunakan listrik subsidi yaitu Rp 12.264.

    Sebagai perbandingan, mobil bahan bakar premium paling hemat biasanya menghabiskan satu liter bensin untuk jarak 15 kilometer. Jarak sejauh 126 kilometer membutuhkan bensin sebanyak 8,4 liter atau setara dengan pengeluaran sebanyak Rp 37.800. Itupun masih menggunakan bahan bakar bersubsidi.

    Mobil listrik Ahmadi semakin unggul karena Dasep merancang kendaraan ini dengan kemampuan yang menyamai bikinan Jepang. Mitsubishi i-MiEV memakai baterai berkapasitas 16 kiloWatt jam yang bisa dipakai berkendara sejauh minimal 100 kilometer. Sementara Nissan Leaf dipasangi baterai berkapasitas 24 kiloWatt jam sanggup melahap jalanan sejauh 117 kilometer. Dengan kapasitas baterai 21 kiloWatt jam, mobil listrik Ahmadi berada di antara dua produsen luar negeri tersebut.

    ANTON WILLIAM

    Spesifikasi mobil listrik Ahmadi

    Mesin: Motor listrik 50 tenaga kuda
    Jarak tempuh: 120-140 kilometer sekali pengisian
    Kecepatan maksimum: 110 kilometer per jam. Bisa diprogram hingga 120 kilometer per jam
    Baterai: Lithium ion 21 kiloWatt jam 36 sel
    Kelengkapan tambahan: Indikator baterai, GPS, indikator cara berkendara

    Berita Populer:
    Macan Tutul Salju Tertangkap Kamera di Mongolia

    Steve Wozniak: Saya Lebih Hebat dari Steve Job

    Jelly Bean, Versi Android Teraman

    Steve Wozniak: Tim Cook Cocok Pimpin Apple

    Situs Indonesia Hadapi 40 Ribu Serangan Sehari

    Marissa Mayer Hengkang karena Dipinggirkan Google?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H