Google Maps dengan Navigasi Hadir di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Google Maps Street View ketika melewati kawasan Monas di Jakarta (7/3). Google melakukan pemotretan untuk pembuatan peta Jakarta. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Mobil Google Maps Street View ketika melewati kawasan Monas di Jakarta (7/3). Google melakukan pemotretan untuk pembuatan peta Jakarta. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta--Google Maps dengan Navigasi hadir di Indonesia mulai hari ini, Rabu 10 Juli 2013. Aplikasi peta versi Beta tersebut bisa diunduh secara gratis melalui Google Play.

    Product Manager for Google Maps, Nobuhiro Makida, menjelaskan berbagai fitur baru yang ditawarkan Google Maps, kepada wartawan di Jakarta, Selasa 9 Juli 2013. “Fitur terdiri dari My Location, pencarian, dan arahan,” ujarnya.

    Melalui My Location, pengguna bisa mengetahui keberadaannya melalui peta, sekalipun tidak memiliki perangkat GPS. Berikutnya adalah pencarian lokal untuk mengetahui kategori bisnis. Sedangkan arahan adalah rute terbaik ke tempat tujuan, sekalipun pengguna sedang menyetir, berjalan kaki, atau naik angkutan umum.

    Fitur arahan dapat menunjukkan jarak dan waktu tempuh untuk menuju tempat tujuan. Makida menyebutkan, Google Maps Navigation dapat dijalankan melalui perintah suara.

    “Pengguna tidak perlu meng-upgrade atau memperbarui peta, cukup menggunakan data terkini dari Google Maps,” kata Makida. Melalui video conference itu, dia juga mempraktikkan cara untuk memperoleh informasi dari berbagai pandangan (view), seperti dari udara, untuk mencapai tujuan secepat mungkin.

    Untuk mengakses Google Maps Navigation, perangkat ponsel yang dibutuhkan, setidaknya dibekali dengan sistem pengoperasian Android 2.2. “Google Maps untuk Android versi 6.14.4 ke bawah memerlukan Android 2.1+. Sedangkan untuk Android 7.0 ke atas, emmerlukan Android 4.0.3+,” kata dia.

    Head of Communications Google Indonesia, Vishnu K. Mahmud mengatakan, keistimewaan aplikasi ini yaitu pantauan lalu lintas secara real time. Warna merah pada jalan menunjukkan lalu lintas macet, kuning untuk tersendat, sedangkan hijau menunjukan lalu lintas lancar.

    “Pantauan kemacetan sudah bisa mengamati keadaan lalu lintas Jakarta dan Bandung,” kata Vishnu. Dia mengatakan, ada kemungkinan pengembangan untuk pantauan lalu lintas di kota lain.

    Menurut dia, informasi lalu lintas yang diperoleh Google berasal dari third party atau partner di Indonesia. Namun dia enggan menyebutkan siapa partner yang bekerja sama dengan pihaknya dalam memberikan informasi.

    Sedangkan informasi mengenai pencarian lokal yang terdiri dari berbagai fasilitas, seperti restoran, kafe, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya berasal dari Google Business. “Siapa saja bisa mendaftarkan tempat usahanya lewat Google Business, informasinya pun bisa diakses semua orang,” ucap Vishnu.

    SATWIKA MOVEMENTI



    Topik Terhangat
    Ramadan
    | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap | Bencana Aceh



    Berita Lain:

    Mobil Otomatis Dikendalikan Smartphone

    Google Maps Bisa Pantau Kemacetan Lalu Lintas

    Pandora Tambahkan Fitur Jeda Otomatis

    Ekspresi Marah Burung, Inspirasi Game Angry Birds


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.