2040, Manusia Akan Berjumpa Alien  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jasad yang diklaim alien di Siberia. (dailymail)

    Jasad yang diklaim alien di Siberia. (dailymail)

    TEMPO.CO, Palo Alto - Pernyataan cukup menarik terlontar dari Seth Shostak, pemburu alien terkemuka di Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) Institute. Ia memprediksi kontak pertama manusia dengan kehidupan cerdas di luar Bumi terjadi dalam seperempat abad mendatang.

    Pada 2040 atau sesudahnya, para astronom akan rampung memindai seluruh sistem bintang di jagat raya. Dengan begitu, ada kesempatan besar untuk menemukan sinyal elektromagnetik yang diproduksi alien atau extra terrestrial (ET).

    Sistem bintang terdiri atas satu atau beberapa bintang yang biasanya memiliki satu atau sejumlah planet yang mengorbitnya. Tata surya, dengan matahari sebagai pusatnya, merupakan contoh sistem bintang.

    "Saya pikir kita akan menemukan ET dalam dua dasawarsa lagi," kata Shostak saat berbicara dalam acara simposium NASA Innovative Advanced Concepts 2014 di kampus Stanford University, Kamis pekan lalu.

    Shostak mengatakan sekitar 24 tahun dari sekarang para astronom bakal melihat satu juta sistem bintang. Saat ini manusia baru mengetahui beberapa ribu sistem bintang.

    "Satu juta sistem bintang mungkin angka yang tepat untuk menemukan sesuatu," katanya, seperti dikutip Live Science, Selasa, 11 Februari 2014. 

    Keyakinan Shostak sebagian didasarkan pada hasil pengamatan teleskop ruang angkasa Kepler milik Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA). Kepler menunjukkan bahwa galaksi Bima Sakti, tempat bernaungnya tata surya, kemungkinan dipenuhi oleh dunia yang mampu mendukung kehidupan lain seperti yang kita kenal di Bumi.

    "Satu dari lima bintang memiliki setidaknya satu planet yang menjadi tempat munculnya kehidupan," kata Shostak. "Ini berarti dalam galaksi kita ada puluhan miliar dunia mirip Bumi."

    Shostak dan rekan-rekannya menduga beberapa planet itu merupakan rumah bagi alien cerdas, makhluk yang telah mengembangkan kemampuan untuk mengirim sinyal elektromagnetik keluar ke kosmos, seperti halnya yang dilakukan peradaban manusia setiap detik setiap hari. 

    LIVESCIENCE | MAHARDIKA SATRIA HADI

    Berita Terpopuler:
    Kementerian Agama Siap Sodorkan Data Haji ke KPK
    Jadi Caleg, Angel Lelga "Dilamar" Suryadharma Ali
    Jusuf Kalla dan Yeni Wahid Masuk Daftar Capres PPP
    Suryadharma : PPP Jangan Sampai Terkubur pada 2014


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.