Vaksin Ebola, ZMapp, Berasal dari Tembakau

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanaman tembakau tumbuh dalam ruang perawatan di Kentucky Bioprocessing, Owensboro, Kentucky, Amerika. Perusahaan ini gunakan tembakau untuk pembuatan obat percobaan untuk obati pasien yang terinfeksi Ebola. foto tak bertanggal ini disediakan oleh Kentucky Bioprocessing (AP/Kentucky Bioprocessing)

    Tanaman tembakau tumbuh dalam ruang perawatan di Kentucky Bioprocessing, Owensboro, Kentucky, Amerika. Perusahaan ini gunakan tembakau untuk pembuatan obat percobaan untuk obati pasien yang terinfeksi Ebola. foto tak bertanggal ini disediakan oleh Kentucky Bioprocessing (AP/Kentucky Bioprocessing)

    TEMPO.CO, Jakarta - ZMapp merupakan salah satu obat dan vaksin yang dipercaya dapat mencegah ebola. Tiga petugas Liberia dan dua warga Amerika yang terinfeksi ebola menunjukkan tanda-tanda penyembuhan setelah mendapat terapi dengan ZMapp.

    ZMapp dibuat dari gabungan dua serum. Pertama, serum MB-003, yang dikembangkan oleh Mapp Biopharmaceutical di San Diego, Amerika Serikat. Serum kedua bernama ZMAb, yang dikembangkan oleh perusahaan obat Defyrus Inc di Kanada. Kedua serum kemudian digabungkan sehingga menjadi ZMapp. (Baca: Dua Pasien AS Terkena Ebola Gunakan Obat Zmapp)

    Ebola bisa mematikan karena menyerang antibodi atau sistem kekebalan tubuh yang tahan terhadap virus dan bakteri. Para ilmuwan menuturkan ZMapp mampu membuat antibodi buatan yang dapat melawan infeksi dari virus seperti ebola.

    Dikutip dari Mashable, Senin, 18 Agustus 2014, serum ini berasal dari tanaman tembakau yang bernama Nicotiana benthamiana. Menurut Charles Arntzen, ahli bioteknologi dari Arizona State University, tanaman yang ditemukan di Australia ini merupakan tempat yang ideal untuk pertumbuhan antibodi.

    ZMapp belum mendapat izin dari Badan Pengawasan Obat Amerika untuk diberikan pada manusia. Mengingat jumlah korban tewas terus meningkat sejak akhir tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan ZMapp layak untuk diujicobakan pada manusia. (Baca: Vaksin ZMapp untuk Ebola Tunjukan Tanda Positif)

    Sayangnya, pasokan serum saat ini telah habis. Lewat laman resminya, Defyrus menyatakan ketersediaan serum sangat sedikit karena belum dievaluasi keamanannya pada manusia.

    RINDU P. HESTYA | MASHABLE | INTERNATIONAL BUSSINES TIMES


    Berita Lain:
    ISIS Rilis Video Pemenggalan Wartawan AS
    Eksekusi Foley, ISIS Juga Tahan Wartawan AS Steven
    Arab: ISIS Musuh Nomor Satu Umat Islam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.