Hewan Aneh: Punya 4 Penis, 200 Kelenjar Racun, 414 Kaki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Illacme tobini

    Illacme tobini

    TEMPO.COGranada - Sejenis serangga beracun langka membingungkan ilmuwan dengan mekanisme pertahanan diri yang ekstrem. Serangga bernama Illacme tobini ini memperisaikan diri dengan menggoyang-goyangkan lidahnya yang beracun.

    Serangga tersebut juga memiliki 414 kaki yang mengesankan karena dengan mudah dapat mengubah serangkaian kaki itu menjadi empat penis. Serangga ini ditemukan di gua-gua Taman Nasional Sequoia, bagian pegunungan Sierra Nevada di Granada, Spanyol.

    Baca Juga

    Suasana Berkabung, PSK Thailand Mangkal Berpakaian Hitam
    Ditanyai Soal TPF Munir, Jokowi Kabur

    Para peneliti menjuluki spesies baru ini dengan nama Illacme tobini, setelah Ben Tobin, spesialis gua di Grand Canyon National Park, mengorganisasi survei untuk mengungkap keberadaan spesies kaki seribu.

    Tobini adalah bagian dari keluarga kaki seribu dan spesies lainnya, yakni Illacme penipes. Dengan 750 kaki di seluruh badannya, Illacme penipes adalah pemilik kaki terbanyak dari semua spesies di keluarganya. Dua makhluk ini berkemampuan menghasilkan sutra.

    Simak Pula

    Soal TPF Munir, Jaksa Agung Akan Temui Yudhoyono
    Cari Data Asli, Prasetyo Tak Pakai Data TPF Munir Milik SBY

    Asisten Profesor Departemen Entomologi di Virginia Tech, Paul Marek, mengatakan: "Saya tidak akan pernah menduga bahwa spesies kedua yang memiliki kaki terbanyak di planet ini akan ditemukan di sebuah gua yang jauhnya 150 mil."

    Serangga tersebut ditemukan di gua sekitar Sierra Nevada oleh ahli biologi Doktor Jean Krejca. Namun, karena publikasi yang dianggap sensitif, lokasi persis penemuan Illacme tobini yang sebenarnya belum diumumkan.

    MIRROR.CO.UK | LIVE SCIENCE | BC

    Baca Pula
    Apakah Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terpecahkan?
    Jika Diputus Bersalah, Jessica Langsung Ajukan Banding


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.