Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suara Asing di Permukaan Pesawat Antariksa, Karena Alien?

image-gnews
Pesawat antariksa Soyuz MS-03 mengudara usai diluncurkan ke ISS di kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, 18 November 2016. REUTERS
Pesawat antariksa Soyuz MS-03 mengudara usai diluncurkan ke ISS di kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, 18 November 2016. REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Suara pukulan misterius pada permukaan pesawat antariksa yang membuat bingung pada astronaut Cina ternyata bulan alien, namun merupakan akibat perubahan tekanan udara.

Yang Liwei, astronaut Cina pertama, menarik perhatian publik ketika mengungkapkan dalam wawancara televisi akhir November lalu bahwa dia mendengar suara tak terjelaskan seperti "ketukan palu kayu pada ember besi" dari luar kapsulnya selama misi perdananya tahun 2003, yang membuat dia bertanya-tanya.

Pada Kamis, ketika astronaut terkenal itu menghadiri satu acara di sebuah sekolah Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, pertanyaan tentang suara misterius itu ditanyakan oleh murid-murid.

Yang mengatakan bahwa menurut yang dia pelajari, suara ketukan itu terjadi akibat penurunan tekanan udara yang menyebabkan perubahan dalam struktur pesawat antariksa saat meninggalkan Bumi menuju antariksa.

Dia mengatakan bocoran udara keluar dari objek di dalam kapsul juga bisa menimbulkan suara. "Saya pikir itu normal," kata Yang. "Penting untuk berhati-hati mengidentifikasi penyebabnya."

Penjelasan Yang senada dengan pendapat ilmuwan antariksa Liu Hong, yang menulis artikel untuk laman ilmu pengetahuan populer Guokr.com.

Liu mengatakan bahwa dia yakin suara itu berasal dari deformasi sangat kecil dalam material dinding bagian dalam kapsul antariksa akibat perubahan tekanan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Liu adalah kepala perancang Lunar Palace 1, satu fasilitas untuk menjalankan percobaan kunci mengenai sistem pendukung hidup bio-regeneratif guna membuat satu pangkalan di bulan.

Dia mengatakan selama pengujian 105 hari dalam ruang kedap udara di dalam kapsul, para peneliti juga mendengar suara aneh.

"Mereka pikir seseorang mengetuk dari luar tapi tidak ada yang ditemukan," tulis Liu. "Mereka terganggu pada awalnya, namun kemudian tenang dan mencari sumber suara itu."

Para peneliti akhirnya menyadari bahwa perubahan suhu kapsul akan menyebabkan perubahan tekanan udara, dan perbedaan tekanan antara bagian dalam dan luar dinding kapsul menyebabkan deformasi sangat kecil pada material dinding, menghasilkan suara "Dong! Dong! Dong!"

"Kami mungkin menemui segala macam fenomena tak terjelaskan saat menjelajahi yang tidak kita tahu, tapi kita harus selalu mencari penjelasan ilmiahnya. Itu yang mendorong kita ke depan," kata Liu sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.

ANTARA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Data Rekam Medis Astronot Ungkap Risiko Kesehatan Terbang ke Antariksa

27 hari lalu

Komandan wanita pertama ISS di Eropa, astronot ESA Samantha Cristoforetti bersama dengan boneka Barbie yang mirip dengannya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Inisiatif ini diselenggarakan oleh Inspiring Girls International, sebuah badan amal yang menghubungkan anak perempuan dengan panutan internasional. ESA/Handout via REUTERS
Data Rekam Medis Astronot Ungkap Risiko Kesehatan Terbang ke Antariksa

Semakin terang bagaimana terbang ke luar angkasa bisa berdampak bagi kesehatan para astronot berkat space-omics pertama ini.


Kondisi Cuaca jadi Tantangan dalam Kunjungan Malam Observatorium Bosscha

39 hari lalu

Petugas mengoperasikan teleskop atau teropong bintang di Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 16 Januari 2023. Observatorium Bosscha diresmikan pada 1 Januari 1923 atas prakarsa K.A.R Bosscha bersama Nederlandsch - Indische Sterrenkundige Vereeniging (Perhimpunan Bintang Hindia Belanda). TEMPO/Prima Mulia
Kondisi Cuaca jadi Tantangan dalam Kunjungan Malam Observatorium Bosscha

Jika kondisi malam sedang cerah tanpa mendung dan hujan, tiga teleskop Observatorium Bosscha bisa untuk mengintip benda langit.


Juni Penuh Fenomena Langka di Langit, Ada Strawberry Moon Hingga Parade Planet

39 hari lalu

Bulan purnama bersinar di balik kubah masjid di Kairo, Mesir, 24 Juni 2021. Strawberry Moon merupakan Supermoon terakhir di tahun 2021. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Juni Penuh Fenomena Langka di Langit, Ada Strawberry Moon Hingga Parade Planet

Banyak fenomena benda langit langka yang terjadi sepanjang Juni 2024. Catat perkiraan tanggal dan waktu berikut ini agar tidak terlewat.


Pameran Teknologi Ruang Angkasa di Amerika, Seperti Apa Acaranya?

16 Mei 2024

Ilustrasi ruang angkasa (NASA/Johns Hopkins APL/Steve Gribben)
Pameran Teknologi Ruang Angkasa di Amerika, Seperti Apa Acaranya?

Industri ruang angkasa atau antariksa kembali menunjukkan diadakannya Space Tech Expo USA 2024 di Long Beach Convention Center, California


Observatorium Bosscha Tutup Kunjungan Publik Selama Bulan Puasa

17 Maret 2024

Bangunan kubah ikonik di komplek Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 16 Januari 2023. Tempat peneropongan bintang Observatorium Bosscha telah genap berusia 100 tahun pada tahun 2023 ini. TEMPO/Prima Mulia
Observatorium Bosscha Tutup Kunjungan Publik Selama Bulan Puasa

Minat pengunjung ke Observatorium Bosscha tergolong tinggi sejak kunjungan publik mulai dibuka kembali setelah masa pandemi.


Raih Nurtanio Award 2023, Harijono Djojodihardjo: Ini Bisa Memacu Generasi Muda

27 November 2023

Harijono Djojodihardjo menerima anugerah Nurtanio Award 2023 atas andilnya dalam memajukan iptek dan riset Indonesia, khususnya di bidang dirgantara. Dok: TEMPO/ANNISA FEBIOLA.
Raih Nurtanio Award 2023, Harijono Djojodihardjo: Ini Bisa Memacu Generasi Muda

Harijono Djojodihardjo, ahli penerbangan dan antariksa meraih anugerah Nurtanio Award 2023 dari BRIN.


BRIN Berikan Nurtanio Award ke Ahli Penerbangan & Antariksa Profesor Harijono Djojodihardjo

26 November 2023

Kepala Badan Riset Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk
BRIN Berikan Nurtanio Award ke Ahli Penerbangan & Antariksa Profesor Harijono Djojodihardjo

BRIN memberikan penghargaan tertinggi kepada periset Indonesia yang berprestasi, dan kepada tokoh yang telah memberikan andil kemajuan iptek.


Membuka Jalan untuk Gibran

26 September 2023

Membuka Jalan untuk Gibran

Peluang Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden menguat.


Kepala BRIN: Teknologi Antariksa Akan Menjadi Kunci Masa Depan

21 September 2023

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di IEMS 2023. (Foto: TEMPO/Rafif Rahedian)
Kepala BRIN: Teknologi Antariksa Akan Menjadi Kunci Masa Depan

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan teknologi keantariksaan sendiri telah dimanfaatkan dalam berbagai sektor pembangunan.


Misi Explorer 11 Diluncurkan NASA pada 27 April 1961, Apa Itu?

27 April 2023

Ilustrasi luar angkasa
Misi Explorer 11 Diluncurkan NASA pada 27 April 1961, Apa Itu?

Misi Explorer 11 NASA bertujuan mempelajari sinar gamma di luar angkasa.