iPhone 7 dan iPhone 7 Plus Diserbu Pembeli di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apple iPhone7 dan AirPods yang dipamerkan dalam perkenalan produk terbaru Apple di San Francisco, California, 7 September 2016. Reuters/Beck Diefenbach

    Apple iPhone7 dan AirPods yang dipamerkan dalam perkenalan produk terbaru Apple di San Francisco, California, 7 September 2016. Reuters/Beck Diefenbach

    TEMPO.CO, Jakarta - Antrian pembeli yang telah memesan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus mengular di galeri Smartfren yang berlokasi di Jl. Hj. Agus Salim Sabang, Jumat. Salah satunya, Ojan, yang sudah mulai mengantri sejak pukul 07.00 WIB.

    "Pre Order dari tanggal 24 Maret, minggu lalu. Saya beli yang iPhone 7 Plus di sini karena selain ada cicilan juga dapat benefit cashback Rp 3 juta dan paket data selama setahun," kata Ojan.

    Smartfren resmi membundling ponsel iPhone 7 dengan paket kuota data 4G LTE sebesar 47GB dan cashback hingga Rp 4,5 juta. Derrick Surya, VP Brand and Communication Smartfren, mengatakan Smartfren telah menekan harga per unit iPhone 7 tersebut yang sebelumnya dibanderol dengan harga ‎mulai dari Rp 16,2 juta untuk tipe terendah dan Rp 21,9 juta untuk tipe tertinggi dengan cara melakukan bundling paket Internet Smartfren iPlan 350.

    Senada dengan Ojan, Laura (43 tahun) mulai mengantri pukul 08.00 WIB. Dia mengaku senang saat akhirnya dapat menggenggam iPhone 7 Plus Rose Gold pada pukul 09.30 WIB.

    "Mau ganti dari iPhone 6, sudah enak pakai iPhone soalnya. Lebih stabil, enggak cepat hang walaupun sudah jatuh berkali-kali," ujar Laura.

    Meski ponsel pintar generasi terbaru iPhone tersebut telah dirilis sejak di luar negeri sejak September lalu, Laura mengaku tidak tertarik untuk membeli di luar negeri. "Nanti kalau rusak repot," ujar dia.

    Ojan juga mengaku tidak berniat untuk membeli iPhone 7 Plus secara online. "Enggak berani dengan harga segini. Takut kena tipu, garansinya juga takut enggak jelas," kata dia.

    Sementara itu, menurut VP Brand dan Telecomunications PT Smartfren Telecom, Derrick Surya, lebih dari 5000 pemesanan terdaftar dalam program pre-order.

    "Yang masuk web 5000 pre-order yang benar membayar sampai kemarin hampir 1000-an," ujar dia.

    Derrick mengungkapkan mulai hari ini pengguna tidak perlu lagi melakukan pre-order dan dapat membeli secara langsung di galeri Smartfren.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.