Kamis, 26 April 2018

Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam Browser Chrome. Kredit: Techcrunch

    Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam Browser Chrome. Kredit: Techcrunch

    TEMPO.CO, San Francisco - Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam browser Chrome. Hal ini bakal membuat situs web yang memuat video secara otomatis dengan suara mungkin akan segera menjadi masa lalu.

    Baca: Google: Masih Sedikit Pebisnis Wanita yang Manfaatkan Internet

    Chrome memperkenalkan sebuah indikator untuk menandai tab bersalah beberapa tahun yang lalu. Fitur itu sudah lama dibutuhkan dan kini tim pengembang menguji opsi bisu ini dalam versi 'Canary' eksperimental terbaru, menurut pengembang Google François Beaufort.

    Hal ini terlihat sangat mudah digunakan. Cukup klik pada status keamanan yang ada di sebelah kiri alamat situs web, dan kemudian pilihan untuk membisukan situs berada dalam daftar rincian dan izinnya. Bisu itu sendiri berlangsung sampai pengaturannya diubah, yang secara efektif membuatnya menjadi larangan suara.

    Sementara fitur ini hanya akan muncul di Chrome - dengan asumsi bahwa mereka sukses pada peluncuran uji coba ini - ia dapat memacu perusahaan browser lain untuk mengikutinya.

    Baca: Petinggi Google Pamer Teknologi Baru di Google for Indonesia

    Pilihan dari Google Chrome bagi pengguna ini dapat membuat penerbit tidak dapat memutar video secara otomatis dengan suara karena situs web mereka akan dibungkam selamanya.

    TECHCRUNCH | ERWIN Z


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Akan Melarang Bekas Koruptor Jadi Caleg Pemilu 2019

    Di Maret 2018, Komisi Pemilihan Umum berencana menambahkan larangan bekas koruptor menjadi anggota legislatif dalam Peraturan KPU untuk Pemilu 2019.