Ini Dia Pemenang Kalbe Junior Scientist Award 2017

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemenang Kalbe Junior Scientist Award 2017, Prajna Wijaya dan Evan Varellino dari SDS Narada, Jakarta Barat. Kredit: Istimewa

    Pemenang Kalbe Junior Scientist Award 2017, Prajna Wijaya dan Evan Varellino dari SDS Narada, Jakarta Barat. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Perhelatan Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2017 berakhir. Dari 36 finalis, akhirnya terpilih pemenang terfavorit. Mereka adalah pasangan Prajna Wijaya dan Evan Varellino dari SDS Narada, Jakarta Barat.

    Keduanya membuat sikat gigi anti jatuh untuk anak kecil dan manula. Mereka mendapatkan hadiah sebesar Rp 15 juta dari Kalbe dan tabungan pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 2,5 juta.

    Baca: Finalis Kalbe Junior Scientist Award Tanya Ini ke Menlu Retno

    Prajna menceritakan, ide mereka muncul ketika mengunjungi sebuah panti jompo. Mereka melihat beberapa kali sikat gigi dan pasta gigi para penghuni panti jompo jatuh dan mereka harus mengulang mengisinya.

    Melihat itu, muncul ide di kepala Prajna dan Evan untuk membuat sikat gigi untuk kaum manula. Belakangan, mereka juga mencobanya untuk anak kecil. “Baru pada percobaan keempat kami berhasil membuatnya,” kata Evan menambahkan.

    Prinsipnya, kata Prajna, sikat gigi dipotong separuh dan kemudian dibor. Mereka menambahkan suntikan di ujung sikat gigi. Di dalam suntikan itulah ditempatkan pasta gigi. Seperti suntikan, pasta gigi ditekan sesuai kebutuhan.

    Oleh dewan juri yang terdiri dari LT Handoko (LIPI), Nurul Taufiqurohman (LIPI), Nizam (UGM), Novriana Sumantri (ITB), dan Tjut Rifameutia (UI), produk buatan Prajna dan Evan dinyatakan sebagai pemenang favorit dari 18 karya yang masuk. Total karya yang masuk pada KJSA 2017 mencapai 1.103 buah dari 26 provinsi.

    Selama di Jakarta, 36 peserta yang didampingi para guru mengunjungi kegiatan produksi pabrik Kalbe Farma di Cakung, Jakarta Timur. Mereka juga diajak bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. Anak-anak ini juga diajak mengunjungi Monas dan Dunia Fantasi sebagai bagian dari kegiatan Eduwisata.

    Kalbe Junior Scientist Award 2017 merupakan penyelenggaraan yang ke-7. Kegiatan pertama dilaksanakan pada 2011. Kompetisi ini diikuti adalah siswa SD kelas IV hingga kelas VII SMP.

    Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius menyatakan, acara ini merupakan wujud komitmen dari perusahaannya untuk terus melahirkan para calon ilmuwan di masa depan.

    Baca: Finalis Kalbe Junior Scientist Award Bertemu dengan Menteri Retno

    Selain Kalbe Junior Scientist Award, Kalbe juga menyelenggarakan Ristekdikti-Kalbe Science Awards setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini diselenggarakan bekerjasama dengan PT Pusat Data dan Analisa Tempo.

    M TAUFIQURRAHMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.