Senin, 28 Mei 2018

Advan G2 Dirilis, Produk Lokal dengan Spesifikasi Mumpuni

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Advan G2. (TEMPO/Mohammad Khory)

    Advan G2. (TEMPO/Mohammad Khory)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerus G1 dan G Pro, Advan G2 meluncur ke pasar Tanah Air. Marketing Director Advan Tjandra Lianto mengatakan bahwa teknologi fiturnya bisa bersaing di pasar ponsel pintar.

    "Keunggulan G2 adalah terletak pada kamera depan dengan kapasitas 16 megapiksel, kamera ini dapat menghasilkan gambar tajam dan detil. Sedangkan kamera belakang 13 megapiksel," ujar Tjandra saat mempresentasikan G2 di Nouvell, Equity Tower GF, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Februari 2018.

    Advan G2 tampil dengan desain slim dan stylish, terlihat sama seperti smartphone premium kelas atas. Perangkat ini dibekali dengan splash resistant yang mampu menahan cipratan air.

    Kapasitas baterainya, menurut Tjandra, berdaya besar yaitu 3500 mAh yang mampu bertahan 23 jam dalam pemakaian normal. Produk lokal ini dipasang dengan fitur keamanan canggih bernama Advan Secure.

    "Keunggulan Advan Secure merupakan security software pengembangan dari IDOS (Indonesia Operating System) yang dibuat oleh Advan sendiri. Kali ini Advan G2 memiliki Fitur keamanan paling lengkap dari sebelum penggunaan," kata Tjandra.

    Ponsel pintar ini dipersenjatai dengan prosesor octa core 1,5 GHz MediaTek MTK6750T serta RAM 3 gigabita dengan memori internal 32 gigabita yang dapat diperluas dengan microSD 256 gigabita.

    Produk ini akan mulai dijual pada 22 Februari 2018 dan akan tersebar di seluruh Indonesia pada 23 Februari 2018 baik secara daring ataupun di offline dengan dibanderol Rp 2,499 juta.

    Simak kabar terbaru tentang Advan G2 hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.