Kamis, 26 April 2018

Waspada, Grup WhatsApp Bisa Jadi Pintu Masuk Mata-mata

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi WhatsApp. REUTERS/Thomas White

    Aplikasi WhatsApp. REUTERS/Thomas White

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup WhatsApp ternyata bisa jadi pintu masuk bagi para mata-mata. Caranya sangat mudah. Hanya dengan menggunakan smartphone lawas Anda, jalan algoritmanya, dan Anda bisa menggali data dari perbincangan WhatsApp.

    Peneliti teknologi informasi asal Swiss dan Inggris, seperto dilansir laman Venturebeat, Jumat, 13 April 2018, mencoba menemukan celah aplikasi WhatsApp yang diklaim sudah terenskripsi. Bukannya menemui jalan buntu, keduanya malah menemukan cara melalui WhatsApp grup.

    Selama enam bulan--setelah berhasil masuk ke berbagai grup WhatsApp melalui teknik yang ditemukan peneliti TI asal India--tim Swiss dan Inggris berhasil memperoleh setengah juta pesan yang berseliweran di antara 45.794 pengguna WhatsApp. (Cara tersebut memungkinkan Anda masuk ke berbagai grup WhatsApp). Tak hanya isi pesan, mereka juga mendapatkan nomor ponsel, gambar, video, dan tautan.

    Baca juga: 5 Fitur Baru WhatsApp yang Belum Banyak Diketahui

    Sebelumnya, awal 2018, peneltii dari Ruhr University Bochum, Paul Rosler, berhasil mengungkap celah dari aplikasi WhatsApp, yakni dengan masuk grup WhatsApp dengan cara tidak diundang. "Kerahasiaan Anda bisa terbongkar dari sini," kata dia, seperti dilansir laman Wired.

    Bahkan, cara "memata-matai" lewat grup WhatsApp sudah dilakukan pemerintah Cina pada Desember 2017. Kala itu, seorang aktivis hak asasi manusia, Zhang Guanghong, ditahan karena mengkritik pemerintah Cina di grup WhatsApp. Pemerintah Cina menemukan bukti bahwa Guanghong dan teman-temannya mempergunjingkan pemerintah di grup tersebut.

    Baca juga: Aplikasi Ini Bisa Memata-matai Pacar Lewat WhatsApp, Berminat?

    Simak artikel menarik lainnya seputar grup WhatsApp hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    WIRED | VENTUREBEAT


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Akan Melarang Bekas Koruptor Jadi Caleg Pemilu 2019

    Di Maret 2018, Komisi Pemilihan Umum berencana menambahkan larangan bekas koruptor menjadi anggota legislatif dalam Peraturan KPU untuk Pemilu 2019.