Film Animasi Bertema Fiksi Ilmiah Juara di Festival Fantasia 2018

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film anime adaptasi besutan Studio Colorido yang diambil dari cerita Penguin Highway disutradarai oleh Hiroyasu Ishida. awn.com

    Film anime adaptasi besutan Studio Colorido yang diambil dari cerita Penguin Highway disutradarai oleh Hiroyasu Ishida. awn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Fantasia Film Festival International 2018 telah mengumumkan film animasi pemenang penghargaan edisi ke-22. Pemenang tersebut akan dihadirkan dalam malam penutupan yang digelar pada 2 Agustus 2018 di Montreal, Kanada, sebagaimana dilansir laman Animation World Network, 24 Juli 2018.

    Baca juga: Ini 4 Film Animasi Indonesia Ini dengan Biaya Produksi Besar

    Penghargaan film terbaik festival diberikan kepada film petualangan fiksi ilmiah karya Daniel Roby dari Paris, Prancis berjudul Dans la brume. Film tersebut juga membuka Fantasia 2018 dan mendapatkan sambutan yang baik dari penonton.

    Penghargaan di masing-masing kategori Fantasia yang dipilih oleh juri mulai dari pembuat film, pendidikan, jurnalis, dan industri profesional. Para juri untuk film animasi pendek dan kategori fitur animasi, dikelompokkan berdasarkan Axis: Satoshi Kon Award Dalam Animasi, dengan juri Lorraine Carpentier, Torill Kove, Marc Tessier dan Sarah Mercey.

    Baca juga: Begini Cuplikan Film Animasi Asterix: The Secret of Magic Potion

    Penerima Axis: Satoshi Kon award untuk film animasi unggulan diberikan kepada Penguin Highway karya Hiroyasu Ishida meraih fitur animasi terbaik. "Film ini mengangkat kisah cinta fiksi ilmiah untuk segala usia yang menyentuh hati dan pikiran kami, karena itu kami memberikan penghargaan ke Penguin Highway," ujar salah satu juri.

    Pemenang spesial mention diraih oleh film berjudul Da Hu Fa karya Bu Sifan. "Film tersebut dibuat dengan sangat baik. Menentang penggambaran lucu menjadi menakutkan, imut menjadi mengerikan. Sangat menggugah dan membingungkan juri. Dan kami ingin mengakui karena berani mengambil sebuah genre yang memadukan alegori politik," komentar juli.

    Sedangkan film pendek terbaik dimenangkan oleh film berjudul Simbiosis Carval karya Rocio Alvarez Valera. Alasan film tersebut menjadi film pendek terbaik, karena menurut juri, film tersebut indah dan lucu untuk film berdurasi 9 menit.

    Baca juga: Ini Pemenang Festival Animasi Komputer SIGGRAPH 2018

    Simbiosis Carnal menceritakan tentang kesetaraan gender yang membawa penonton pada perjalanan sensual, membawa ke klimaks yang fantastis. Dan menunjukkan kepada publik bahwa gambar lebih kuat daripada kata-kata.

    Baca juga: Keren, Wahyu Ichwandardi Ajak Anak-Istri Bikin Video Animasi Ini

    Simak artikel menarik lainnya tentang film animasi hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    ANIMATION WORLD NETWORK | AMB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.