4 Teknologi Ini Bisa Membantu Para Difabel

Kursi roda iBot. Mashable.com

TEMPO.CO, Jakarta - Hadirnya teknologi menjadikan aktivitas keseharian menjadi lebih mudah, tak terkecuali difabel. Tidak hanya membantu manusia yang memiliki fisik lengkap, tapi juga memberikan kemudahan bagi manusia yang mempunyai kebutuhan khusus atau disabilitas.

Ada beberapa teknologi yang dibuat untuk membantu melengkapi kekuranga kaum disabilitas. Tempo berusaha merangkum teknologi untuk kaum disabilitas, berikut teknologi tersebut:

Baca juga: Cara Membisiki Tunanetra Ketika Menonton Film

1. DEKA Robotic Arm

DEKA Robotic Arm. DEKA Research/Businessinsider.com

DEKA Robotic Arm merupakan lengan prostetik yang bisa dikendalikan dengan pikiran. Alat ini diciptakan oleh Segwai Dean Kamen, selain dengan pikiran, alat yang disebut DEKA Arm ini mampu melalukan fungsi yang komplek, mirip dengan tangan manusia.

Menurut laman Business Insider, DEKA Arm mampu mendeteksi hingga 10 persen gerakan dengan ukuran dan berat yang sama seperti lengan manusia. Ketika DEKA Arm diuji, 90 persen dari peserta mampu menyelesaikan tugas yang biasa dilakukan, sepeti membuka kunci, makan, merapikan rambut dan menggunakan ritsleting.

Alat tersebut dapat mendeteksi aktivitas listrik yang disebabkan oleh kontraksi otot yang dekat dengan tempat prostesis terpasang. Sinyal-sinyal listrik kemudian dikirim ke prosesor komputer di DEKA Arm, yang memicu gerakan tertentu.

Baca juga: Bobobox Terapkan Teknologi Kamar Hotel Pintar

Selanjutnya: Implan koklea...






BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

2 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan sedang membuka lowongan kerja hingga 29 Januari 2023.


Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

4 hari lalu

Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

Banyak pengunjung yang tidak menyadari bahwa pihak hotel tidak menyediakan jam dinding di dalam kamar. Berikut beberapa alasannya.


Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

5 hari lalu

Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

Polda Metro Jaya berencana mengajukan dana hibah untuk pengadaan teknologi ETLE mobile. Nilainya mencapai Rp 84 miliar.


5 Kampus Terbanyak Penerima KIP Kuliah untuk Mahasiswa Difabel

6 hari lalu

5 Kampus Terbanyak Penerima KIP Kuliah untuk Mahasiswa Difabel

Penyandang disabilitas diprioritaskan menjadi penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP kuliah. Berikut daftar kampus terbanyak KIP K difabel.


PKB Buka Pendaftaran Caleg Pemilu 2024 untuk Difabel

10 hari lalu

PKB Buka Pendaftaran Caleg Pemilu 2024 untuk Difabel

PKB membuka pintu bagi penyandang disabilitas untuk menjadi caleg pada Pemilu 2024.


Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

11 hari lalu

Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste berniat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo dalam membangun ekosistem digital.


Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

18 hari lalu

Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

T Aviana Sinar Abadi Tbk membidik dana segar sebanyak Rp100 miliar dari aksi penawaran umum perdana saham atau IPO.


UKDW Yogyakarta Desain Kursi Roda Tenaga Baterai Lepas Pasang

18 hari lalu

UKDW Yogyakarta Desain Kursi Roda Tenaga Baterai Lepas Pasang

Kursi roda yang semula dikayuh secara manual dengan tangan, nantinya bisa digerakkan dengan baterai.


Kerap Dianggap Sama, Disabilitas dan Difabel Ternyata Dua Makna Berbeda

25 hari lalu

Kerap Dianggap Sama, Disabilitas dan Difabel Ternyata Dua Makna Berbeda

Disabilitas dan difabel sering dianggap memiliki pengertian yang sama, ternyata keduanya punya makna berbeda. Apakah itu?


Kisah Dokter Gigi Difabel dengan Kaki Palsu yang Raih Beasiswa S2 di Jerman

25 hari lalu

Kisah Dokter Gigi Difabel dengan Kaki Palsu yang Raih Beasiswa S2 di Jerman

Perjalanan Ramadhani menjadi dokter gigi difabel mendapatkan beasiswa S2. Simak kisahnya di sini.