Mengenal redBus, Aplikasi Pesan Tiket Bus dan Shuttle Online

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO redBus Prakash Sangam dan Country Head redBus Indonesia Danan Christadoss meluncurkan aplikasi redBus di Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018. Kredit: TEMPO/Khory

    CEO redBus Prakash Sangam dan Country Head redBus Indonesia Danan Christadoss meluncurkan aplikasi redBus di Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018. Kredit: TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi pemesanan tiket bus antarkota dan shuttle bus online, redBus, resmi diluncurkan di Indonesia. Dengan aplikasi tersebut, pengguna mode transportasi bus kini bisa memesan tiket tanpa datang ke loket pemesanan tiket.

    Baca: Mengandung Malware, Google Hapus 13 Aplikasi dari Play Store
    Baca: Cara Pakai Lasso, Aplikasi Penantang TikTok Besutan Facebook
    Baca: Mengenal Aplikasi PrinterQoe, Layanan Cetak Online

    "Kami ingin mendigitalkan persediaan tiket bus dan shuttle bus. redBus bertujuan untuk mengurangi pekerjaan secara manual dan membuat proses pemesanan bus dengan mudah dan nyaman, baik bagi operator bus maupun pengguna bus di Indonesia," ujar CEO redBus Prakash Sangam, di Levender III Room, Swiss-Bel Hotel, Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018.

    Saat ini aplikasi redBus sudah digunakan di enam negara, yakni India, Malaysia, Singapura, Peru, Kolumbia, dan termasuk Indonesia. Aplikasi tersebut tersedia di sistem operasi Android dan iOS dan sudah diunduh lebih dari 10 juta kali, serta melayani lebih dari 18 juta pelanggan dan 170 juta tiket bus di negara tersebut.

    redBus sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan dan operator bus yang populer, termasuk Sinar Jaya, Pahala Kencana, Lintas, Xtrans, Nusantara, Sumber Alam dan masih banyak lagi. Dengan dukungan mitra tersebut, redBus dapat melayani perjalanan Jawa Barat dan Jawa Tengah, juga Jabodetabek ke Bandung serta Joglo Semar (Yogyakarta, Solo, Semarang).

    "redBus diluncurkan di Indonesia untuk mengubah ekosistem bus dan shuttle bus di Indonesia. Kami membantu mereka untuk memesan tempat duduk untuk waktu perjalanan tanpa harus mengalami kesulitan dengan mengantre panjang di depan loket," kata Sangam.

    Pembayaran tiket redBus dapat dilakukan melalui transfer bank seperti BCA, Mandiri, BNI dan BRI. Pengguna juga memiliki pilihan untuk membayar melalui GoPay atau melalui Alfamart terdekat mereka. Ada juga opsi untuk membayar melalui kartu Kredit dan Debit, tapi redBus melihat belum banyak pengguna yang memilih opsi tersebut sekarang.

    Menurut Country Head redBus Indonesia Danan Christadoss, di Indonesia aplikasi redBus sudah menyediakan 1.400 rute dan lebih dari 150 kota. Christadoss menjelaskan bahwa redBus akan menargetkan menjual lebih dari 200 ribu kursi setiap harinya, serta melipatgandakan jumlah mitra perusahaan dan operator hingga akhir 2019.

    "Dengan komitmen kami, usaha dan pengalaman global dan kemitraan yang dimiliki redBus akan mampu menjadikan perjalanan dengan bus sebagai sebuah pengalaman yang lebih menyenangkan, dan membantu mengembangkan pasar perjalanan bus di Indonesia," tambah Christadoss.

    Simak artikel lainnya tentang aplikasi pesan tiket bus dan shuttle online redBus di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.