Bike Sharing Bukalapak akan Hadir di ITB, Ini Keseruannya

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus ITB. Kredit: ITB

    Kampus ITB. Kredit: ITB

    TEMPO.CO, Bandung - Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid mengtakan, Bukalapak tengah bersiap menguji coba layanan bike-sharing di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). "Kita akan mulai di ITB, sedang difinalisasi perjanjian kerja sama dengan ITB. Q1 (kuartal 1) 2019 akan kita luncurkan," kata dia di Bandung, Jumat, 14 Desember 2018.

    Baca juga: Sopir Ojek Dapat Mini Cooper Undian Bukalapak, Siapa Bayar Pajak?

    Fajrin mengatakan, layanan bike sharing dengan nama Buka Bike itu diklaimnya berbeda dengan layanan serupa yang sudah ada. "Ini dockless, tidak ada docking, tidak ada tempatnya. Sepanjang tidak mengganggu, itu bisa di letakkan di mana saja," kata dia.

    Puluhan sepeda yang akan disimpan di kampus ITB tersebut masing-masing dilengkapi smart-lock atau piranti pengunci sepeda otomatis, GPS, dan kode QR. "Kami menggunakan QR dikombinasikan dengan smartlock. Jadi dari HP pilih menu Buka Bike, di scan spedanya, dibuka kuncinya, dan otomatis terbuka," kata Fajrin.

    Baca juga: Bukalapak: Harbolnas Naikkan Jumlah Konsumen yang Belanja Online

    Fajrin mengatakan, finalisasi perjanjian kerja sama dengan ITB tersebut salah satunya soal teknis pemakaian sepeda di kampus tersebut. Ini karena akan melibatkan penjaga keamanan kampus. "Kami ingin penggunaannya di lingkungan tertutup. Tapi tentu dari sisi teknologi, karena sepedanya ada GPS, misalkan kalau keluar dari kampus akan bunyi atau gimana, ini yang masih kita kembangkan," kata dia.

    Bukalapak berencana menyimpan puluhan sepeda di kampus ITB untuk digunakan gratis oleh mahasiswa ITB. Rencananya, setiap kali penggunaan dibatasi setiap 30 menit, dan bisa diperpanjang. "Karena hitungannya kampus, kami akan coba layanan yang free dulu. Ini akan dicoba bagaimana penggunaannya, positif atau tidak. Namanya start-up, konsekuensinya kami harus terus-menerus literasi," kata Fajrin.

    Menurut dia, hasil evaluasi penggunaan Bike-sharing kelak di kampus ITB itu akan menentukan pengembangan layanan tersebut. "Dari sini kami akan kembangkan untuk layanan skala lebih luas, entah itu skala kota atau semacam turis atraction di tempat wisata. Kami akan tentukan setelah kita melihat hasil penggunaan di ITB," kata dia.

    Baca juga: Bos Bukalapak Tak Sangka Ojek Online Beli Mini Cooper Rp 12 Ribu

    Simak artikel menarik lainya seputar Bukalapak dan ITB hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.