Tidak Ada Gempa Tektonik, Apa Penyebab Tsunami Anyer?

Reporter

Editor

Amri Mahbub

Air laut akibat gelombang tinggi merendam halaman salah satu hotel di sekitar kawasan Pantai Anyer, Banten, Sabtu malam, 22 Desember 2018. instagram.com/alexaganteng88

TEMPO.CO, Jakarta - Tsunami Anyer yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, diduga terjadi karena erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tidak ada aktivitas gempa tektonik yang terpantau saat itu.

Baca juga: Tsunami Selat Sunda, BMKG Sarankan Warga Tak Dekati Pantai

"Kemungkinan tsunami terjadi akibat longsor bawah laut karena pengaruh dari erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 23 Desember 2018.

Tsunami terjadi di Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018. Dari data sementara, bencana ini menyebabkan 43 orang meninggal, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang, dan puluhan bangunan rusak.

Sutopo mengatakan Badan Geologi mendeteksi adanya erupsi Gunung Anak Krakatau pada pukul 21.03 WIB, kemarin. Erupsi ini menyebabkan peralatan seismograf setempat rusak. Namun, seismik di Stasiun Setung tak merekam adanya getaran tremor dengan frekuensi tinggi.

Baca juga: Tsunami di Selat Sunda, Warga Pesisir Pantai Pandeglang Mengungsi

"Seismik Stasiun Sertung memang merekam adanya getaran tremor terus menerus, namun tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigakan," ucapnya.

Menurut Sutopo, tsunami di Selat Sunda ini merupakan kombinasi dari dua fenomena alam. Pada saat yang bersamaan, kata dia, gelombang pasang juga disebabkan oleh bulan purnama. "Jadi ada kombinasi fenomena alam yaitu tsunami dan gelombang pasang," katanya.

Sutopo menuturkan saat ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih melakukan penelitian lebih lanjut terkait tsunami ini. Dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tak melakukan aktivitas di pantai Selat Sunda.

Baca juga: Biduan Terseret Tsunami Tanjung Lesung

Simak kabar terbaru seputar tsunami Selat Sunda hanya di kanal Tekno Tempo.co.

Tonton video erupsi Gunung Anak Krakatau diduga penyebab tsunami Pantai Anyer disini.

SYAFIUL HADI | ADAM PRIREZA






Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

11 jam lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

Gempa tidak berpotensi tsunami


Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

3 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

5 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

9 hari lalu

Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

Bukittinggi juga kembali bergetar. Terjadi empat kali gempa sepanjang Hari Minggu, sebelum gempa terkini di Mamuju.


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

10 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

11 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

11 hari lalu

BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6.


Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

13 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Sumber gempa berada di laut pada jarak 178 kilometer barat daya Maluku Tenggara pada kedalaman 83 kilometer.


UNESCO Verifikasi Kesiapan Masyarakat Siaga Tsunami di Desa Pangandaran

14 hari lalu

UNESCO Verifikasi Kesiapan Masyarakat Siaga Tsunami di Desa Pangandaran

Verifikasi itu terkait permohonan Desa Pangandaran ke UNESCO-IOC untuk menjadi Masyarakat Siaga Tsunami berkelas internasional.


Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

14 hari lalu

Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

Gempa tektonik menggoyang wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya di Jawa Barat dan Banten, Selasa sore, 20 September 2022.