Tahun Baru Identik dengan Kembang Api, Ini Sejarah Penemuannya

Pesta kembang api memeriahkan Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu, 6 Oktober 2018. Ajang olahraga terbesar se-Asia untuk atlet difabel, Asian Para Games 2018, akan melombakan 18 cabang olahraga yang digelar di 19 venue di Jakarta pada 6-13 Oktober dengan atlet peserta mencapai 714 orang. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Perayaan malam Tahun Baru tinggal menghitung hari, dan biasanya identik dengan kembang api, tapi tidak banyak yang tahu sejarahnya.

Baca: Malam Tahun Baru di Ancol Janjikan Pesta Kembang Api Berbeda

Menurut laporan Live Science beberapa waktu lalu, kebanyakan sejarawan menganggap kembang api ditemukan di Cina, meskipun beberapa berpendapat bahwa munculnya kembang api berasal dari daerah Timur Tengah atau India.

Awalnya, terciptanya kembang api bukanlah tujuan utama, tapi kembang api dibuat secara tidak sengaja. Di suatu tempat sekitar 800 M, ahli kimia Cina mencampurkan senyawa kalium nitrat, sulfur dan arang untuk menciptakan mesiu mentah, menurut American Pyrotechnics Safety and Education Foundation.

Mereka sebenarnya mencari resep untuk kehidupan kekal, tapi yang mereka ciptakan mengubah dunia. Begitu mereka menyadari apa yang telah mereka buat adalah ledakan, orang Cina percaya bahwa ledakan tersebut bisa mengusir roh jahat.

Untuk membuat beberapa kembang api pertama, para ahli kimia mengemas mesiu baru ke dalam rebung dan melemparkan tunas ke dalam api, yang menciptakan ledakan keras. Setelah itu, kembang api berevolusi. Tabung kertas menggantikan batang bambu, misalnya, dan bukannya melemparkan tabung dalam api, orang menambahkan sekring yang terbuat dari kertas tisu.

Pada abad ke-10, orang Cina telah mengetahui bahwa mereka dapat membuat bom dengan mesiu, dengan demikian mereka menempelkan petasan ke anak panah untuk menembak musuh. Setelah 200 tahun, kembang api diasah menjadi roket yang dapat ditembakkan ke musuh tanpa bantuan panah. Teknologi ini masih digunakan saat ini dalam pertunjukan kembang api.

Pada 1295, seorang penjelajah, Marco Polo membawa kembang api ke Eropa dari Asia. Namun, menurut lembaga riset Smithsonian, orang Eropa mengenalnya sebagai senjata mesiu selama Perang Salib beberapa tahun sebelumnya. Kemudian, sekitar abad ke-13, bubuk mesiu dan resepnya sampai ke Eropa dan Arab melalui diplomat lain, penjelajah dan misionaris Fransiskan.

Dari sana, Barat mengembangkan teknologi kembang api menjadi senjata yang lebih kuat yang kita kenal sekarang sebagai meriam dan musket. Orang-orang di Barat masih mempertahankan gagasan asli tentang kembang api dan menggunakannya selama perayaan. Penghibur juga menggunakan kembang api sebagai medianya di Inggris pada abad pertengahan.

Di Inggris, para penguasa menggunakan pertunjukan kembang api untuk menghibur pengikutnya. Pertunjukan kembang api kerajaan pertama diperkirakan terjadi pada hari pernikahan raja Inggris, Henry VII pada 1486. Tidak kalah, kaisar Rusia pertama yang dijuluki Czar Peter the Great of Russia juga mengadakan pertunjukan kembang api selama 5 jam untuk menandai kelahiran putranya.

LIVE SCIENCE | AMERICAN PYROTECHNICS SAFETY AND EDUCATION FOUNDATION






2023 Tahun Kelinci Air, Sandiaga: Lambang Keberuntungan hingga Kesejukan

7 hari lalu

2023 Tahun Kelinci Air, Sandiaga: Lambang Keberuntungan hingga Kesejukan

Menteri Sandiaga Uno mengatakan tahun 2023 dalam kalender Cina disebut tahun kelinci air. Melambangkan apa saja?


Sambut Tahun Baru Selepas Pandemi, 17 Seniman Bandung Gelar Pameran Prelude

7 hari lalu

Sambut Tahun Baru Selepas Pandemi, 17 Seniman Bandung Gelar Pameran Prelude

Pameran Prelude tidak sekadar menandai sebuah pameran seni di awal tahun Masehi 2023.


Makna di Balik 8 Kegiatan saat Tahun Baru Imlek

9 hari lalu

Makna di Balik 8 Kegiatan saat Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek 2023 jatuh pada 22 Januari ini. Berikut tradisi yang berkembang bersamaan dengan perayaan Imlek dan maknanya.


Ratusan Wisatawan Sembahyang Imlek di Klenteng Tertua Kota Pangkalpinang

9 hari lalu

Ratusan Wisatawan Sembahyang Imlek di Klenteng Tertua Kota Pangkalpinang

Menyambut Imlek tahun ini, wisatawan juga menyaksikan pergelaran kesenian barongsai, dan pesta kembang api.


Promo Tahun Baru PT KAI, Ini Daftar Harga Tiket Kereta di Bawah 100 Ribu

12 hari lalu

Promo Tahun Baru PT KAI, Ini Daftar Harga Tiket Kereta di Bawah 100 Ribu

PT KAI menggelar promo tiket Kereta Api New Year Deals. Tiket tersebut dapat dibeli penumpang mulai dari harga Rp 100.000.


Mochi Tahun Baru di Jepang, Selalu Jadi Santapan namun Bisa Sebabkan Kematian

20 hari lalu

Mochi Tahun Baru di Jepang, Selalu Jadi Santapan namun Bisa Sebabkan Kematian

Mochi sebagai menu wajib liburan Tahun Baru Jepang dapat disajikan dengan dipanggang atau dimasak dalam kaldu.


Pergerakan Harga Pangan usai Tahun Baru, Cabai Terpantau Naik

26 hari lalu

Pergerakan Harga Pangan usai Tahun Baru, Cabai Terpantau Naik

Harga pangan sejumlah komoditas ada yang stabil, tapi juga beberapa mengalami kenaikan tipis.


Wali Kota di Ukraina Ajak Warga Tak Santap Makanan Khas Tahun Baru dari Rusia

27 hari lalu

Wali Kota di Ukraina Ajak Warga Tak Santap Makanan Khas Tahun Baru dari Rusia

Wali Kota Dnipro, menyarankan agar salad Olivier dan Shuba tidak disantap oleh masyarakat Ukraina.


Pesan Tahun Baru Menteri Pertahanan Jerman Dikritik

27 hari lalu

Pesan Tahun Baru Menteri Pertahanan Jerman Dikritik

Menteri Pertahanan Jerman dihujani kritik setelah pesan tahun barunya dianggap merusak citra Jerman di panggung Eropa dan internasional.


Volodymyr Zelensky Curiga Rusia Ingin Habisi Ukraina dengan Drone Iran

28 hari lalu

Volodymyr Zelensky Curiga Rusia Ingin Habisi Ukraina dengan Drone Iran

Volodymyr Zelensky meyakini Rusia tengah merencanakan serangan bertubi-tubi untuk menghabisi Ukraina dengan drone kiriman dari Iran.