Samsung Jual Lebih dari 2 Miliar Unit Smartphone Seri Galaxy

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung Galaxy S10, S10 Plus dan S10e resmi hadir di Indonesia. Tempo/Khory

    Samsung Galaxy S10, S10 Plus dan S10e resmi hadir di Indonesia. Tempo/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam perluncuran smartphone terbaru Samsung S10, S10 Plus, S10e, S10 5G dan Galaxy Fold, CEO Samsung Mobile DJ Koh mengumumkan bahwa smarphone seri Galaxy sudah hadir selama 9 tahun, dan mencapai penjualan yang besar.

    Baca juga: Ada Kecerdasan Buatan di Kamera Samsung Galaxy Baru

    "Sejak 2010, Samsung telah menjual lebih dari 2 miliar perangkat seri Galaxy dalam sembilan tahun terakhir," ujar DJ Koh, seperti dilansir laman gsm arena, Rabu, 20 Februari 2019.

    Namun, DJ Koh tidak menjelaskan secara detil informasi tersebut, seperti total angka pastinya berapa dan di mana saja dijualnya. Namun, hal itu menjadi pencapaian yang sangat penting bagi Samsung.

    Laman androidheadlines melaporkan bahwa, raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat juga telah mengumumkan bahwa Apple berhasil menjual hampir 2 miliar unit perangkat iOS. Angka tersebut perlu dicatat mencakup juga perangkat iPad, jadi tidak bisa dibandingkan dengan Samsung yang hanya mencakup smartphone.

    Baca juga: 3 Smartphone Samsung Galaxy S10 Hadir di Indonesia, Ini Harganya

    Peluncuran beberapa ponsel Galaxy terbaru, akan menjadi tambahan angka penjualan perangkat Galaxy. Samsung menghadikan ponsel terbaru seri S yang dibekali dengan chipset terbaru Snapdgragon 855, satu dia ntaranya smartphone dengan inovasi layar yang bisa dilipat.

    Simak kabar terbaru tentang Samsung Galaxy S10 dan Galaxy Fold hanya di kanal Tekno Tempo.co

    GSMARENA | ANDROIDHEADLINES 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.