Fosil T-Rex Dilelang di eBay Rp 41,5 Miliar

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fosil T-Rex yang dijual di eBay seharga Rp 41,5 miliar pada 26 Februari 2019. (eBay)

    Fosil T-Rex yang dijual di eBay seharga Rp 41,5 miliar pada 26 Februari 2019. (eBay)

    TEMPO.CO, Jakarta - Fosil raja dinosaurus, T-Rex, dijual di eBay seharga US$ 2,95 juta atau sekitar Rp 41,5 miliar. Laman Livescience, Selasa, 23 April 2019, mengabarkan, fosil  bayi Tyrannosaurus rex itu dijual oleh pemiliknya, Alan Detrich.

    Ilmuwan Temukan Fosil T-Rex Terbesar di Kanada

    Fosil T-Rex, yang diperkirakan mati saat berumur 4 tahun itu, terdiri atas sejumlah fragmen tulang rahang, gigi, dan tulang lain.

    Detrich sendiri yakin, siapapun pembelinya, fosil tersebut akan berakhir di museum. "Saya jamin fosil ini akhirnya mendarat di sebuah museum," katanya.

    Alan Detrich adalah seorang pemahat patung dan pemburu fosil profesional di Kansas.

    Ia mengatakan, penjualan fosil sangat langka ini akan berakhir happy ending.  "Semua orang senang karena fosil T-rex  ada di museum, dan miliarder itu mendapat pujian berkat dinosaurus," kata Detrich.

    Detrich mendaftarkan bayi T-Rex di eBay pada 26 Februari 2019. Fosil ditemukan saudara Detrich, Bob, di dekat Jordan, sebuah kota di Montana timur, pada 2013. Detrich menyewa tanah, yang merupakan milik pribadi, artinya apa pun yang ditemukan di tanah itu adalah milik Detrich.

    Menurut laman Popular Mechanics, tindakan Detrich  memicu kemarahan para ahli palentologi. Sejumlah ilmuwan khawatir fosil tersebut tidak hanya akan hilang dari museum, tapi juga lenyap karena menjadi koleksi pribadi.

    Sejak dipajang di eBay 26 Februari lalu, fosil T-Rex ini sudah dilihat 6292 kali. Namun sejauh ini belum diketahui berapa tawaran yang sudah masuk. 

    LIVE SCIENCE | POPULAR MECHANICS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.