20 Kota di AS Terapkan 5G, Samsung Galaxy S10 5G Mulai Pre-order

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ponsel pintar baru, Samsung Galaxy S10e, S10, S10+ dan Samsung Galaxy S10 5G saat diperkenalkan di London, Inggris, 20 Februari 2019. Samsung Galaxy S10 dan Galaxy S10+ dibekali tiga kamera utama di belakang. Untuk Galaxy S10e, Samsung hanya membekalinya satu kamera selfie dan dua kamera belakang. REUTERS/Henry Nicholls

    Ponsel pintar baru, Samsung Galaxy S10e, S10, S10+ dan Samsung Galaxy S10 5G saat diperkenalkan di London, Inggris, 20 Februari 2019. Samsung Galaxy S10 dan Galaxy S10+ dibekali tiga kamera utama di belakang. Untuk Galaxy S10e, Samsung hanya membekalinya satu kamera selfie dan dua kamera belakang. REUTERS/Henry Nicholls

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan telekomunikasi Verizon menyatakan akan menyebarkan jaringan 5G di lebih dari 30 kota pada 2019. Namun dalam waktu dekat Verizon akan mengaktifkan jaringan 5G di 20 kota, bersamaan dengan itu juga telah dibuka pre-order untuk Samsung Galaxy S10 5G.

    Baca: Ericsson Pamer Platform 5G di Jakarta, Sudah Peroleh 18 Kontrak
    Baca: Frekuensi 5G di Indonesia Oktober 2019, 4 Operator Sudah Uji Coba

    Dikutip laman The Verge, Kamis, 25 April 2019, kota-kota baru itu membentang dari pantai timur ke barat, dan dari utara ke selatan, dan akan menerima gelombang milimeter 5G Ultra Wideband Verizon.

    Adapun 20 kota tersebut adalah Atlanta, Boston, Charlotte, Cincinnati, Cleveland, Columbus, Dallas, Des Moines, Denver, Detroit, Houston, Indianapolis, Kansas City, Little Rock, Memphis, Phoenix, Providence, San Diego, Salt Lake City, and Washington DC.

    Verizon membuka pre-order untuk Galaxy S10 5G dengan menawarkan trade in hingga harga US$ 450 (setara Rp 6,3 juta) jika memenuhi syarat, dan menggunakan Mastercard prabayar US$ 200 (setara Rp 2,8 juta). Ponsel ini dihargai mulai dari US$ 1.299 (setara Rp 18,2 juta jika dibeli langsung dari toko Verizon pada 16 Mei.

    Informasinya, berdasarkan pengalaman dengan layanan gelombang 5G Verizon di Chicago, memang cukup cepat, tapi sulit untuk menemukan sinyal.

    Sekarang eksekutif perusahaan telah mulai menjelaskan alasannya, sambil menawarkan sedikit harapan bagi warga Ameria yang tinggal di daerah pedesaan. "Kita semua perlu mengingatkan diri kita bahwa ini bukan spektrum cakupan," kata CEO Verizon, Hans Vestberg.

    Sedangkan menurut CTO T-Mobilr Neville Ray, spektrum gelombang milimeter (mmWave) memiliki potensi besar dalam hal kecepatan dan kapasitas. "Namun, tidak akan pernah secara material melampaui kantong kecil hotspot 5G di lingkungan perkotaan yang padat," tutur Ray.

    Simak kabar terbaru tentang teknologi 5G dan Samsung Galaxy S10 5G hanya di kanal Tekno Tempo.co

    THEVERGE | CNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.