Swedia Bangun Jalan Pengisi Daya Mobil Listrik

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik e.GO Life, yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di Jerman oleh e.GO Mobile AG, saat diproduksi di pabrik e.GO di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. Start-up kendaraan listrik e.GO Mobile AG didirkan sejak 2015 lalu. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Mobil listrik e.GO Life, yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di Jerman oleh e.GO Mobile AG, saat diproduksi di pabrik e.GO di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. Start-up kendaraan listrik e.GO Mobile AG didirkan sejak 2015 lalu. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO.CO, Jakarta - Swedia sedang membangun infrastruktur pengisian daya mobil listrik tercanggih. Bukan dalam bentuk stasiun pengisian daya, melainkan sebuah jalan khusus yang bisa memasok daya.

    Jajal Pempek Balap, Mobil Listrik Seharga Rp 20 Juta Buatan Unsri

    Dilansir kantor berita Asian News International (ANI), Minggu, 12 Mei 2019, jalanan dengan rute khusus di Kota Lund itu dapat mengisi daya mobil listrik jenis tertentu yang melintas di atasnya.

    Menurut Fast Company, jalan yang membentang sejauh 1 kilometer yang dibangun perusahaan Elonroad akan menjadi media pengisian daya listrik.

    Teknologi pengisian listrik, yang menggunakan medan magnet pada permukaan jalan, diklaim dapat mengisi baterai hingga 80 persen. Langkah itu diharapkan dapat membuat operasional mobil listrik kian murah dan praktis, tanpa harus antre di stasiun pengisian listrik kemudian menunggu sampai baterai penuh dalam waktu berjam-jam.

    Swedia akan memulai pembangunan tahap pertama jalanan canggih itu pada tahun ini, sedangkan praktiknya akan didemonstrasikan pada 2020.

    Digital Trends mengabarkan jika upaya itu berjalan sesuai rencana, maka Swedia akan membangun jalanan pengisi daya listrik sejauh 2.000 kilometer, sehingga dapat mengubah pola transportasi konvesional menjadi terelektrifikasi.

    Biaya pembangunan itu diperkirakan akan menelan  3 miliar dolar AS (hampir Rp 43 triliun).

    Kendati demikian, Swedia bukanlah satu-satunya negara yang mengeksplorasi teknologi itu. Israel juga menjalankan proyek jalan untuk pengisian daya mobil listrik yang menghubungkan Kota Eilat dengan Bandara Internasional Ramon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.