Facebook Akan Luncurkan Fitur Tab Kanal Berita

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penyebaran Hoax di Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

    Ilustrasi Penyebaran Hoax di Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

    TEMPO.CO, Jakarta - Facebook membenarkan akan menghadirkan fitur tab berita untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada pengguna jejaring sosial itu. Fitur tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat, demikian dilaporkan laman CNBC, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu mengkonfirmasi fitur tersebut setelah Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa Facebook telah mendekati berbagai outlet berita seperti The Washington Post dan Bloomberg. Kabarnya, media tersebut membayar US$ 3 juta (setara Rp 42 miliar) per tahun untuk melisensikan artikel beritanya.

    "Tidak ada rincian yang bisa dibagikan tentang laporan WSJ, tapi saya dapat mengonfirmasi bahwa kami sedang mengerjakan tab berita untuk diluncurkan dalam waktu dekat ini," kata juru bicara Facebook kepada CNBC.

    Tab berita tersebut akan memberikan berita yang sangat menonjol di Facebook, di samping fitur inti seperti News Feed (yang mencakup pembaruan dari teman), Messenger dan Watch (untuk video).

    Gagasan tab berita pertama kali diluncurkan oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg pada April dalam sebuah video yang diposting di profil Facebook miliknya, di mana ia membahas topik jurnalisme dengan CEO Axel Springer Mathias Döpfner.

    "Penting bagi saya bahwa membantu orang mendapatkan berita yang dapat dipercaya dan menemukan solusi yang membantu jurnalis di seluruh dunia melakukan pekerjaan penting mereka," tulis CEO Facebook Zuckerberg dalam keterangan video itu.

    CNBC | WALL STREET JOURNAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.