NASA Ajak Mahasiswa untuk Ajukan Proposal Misi Bulan dan Mars

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim University of Puerto Rico, Mayagez, memenangkan kompetisi NASA Revolutionary Aerospace Systems Concept - Academic Linkage (RASC-AL). Kredit: NASA/NIA

    Tim University of Puerto Rico, Mayagez, memenangkan kompetisi NASA Revolutionary Aerospace Systems Concept - Academic Linkage (RASC-AL). Kredit: NASA/NIA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemikiran muda diharapkan untuk berkontribusi pada eksplorasi luar angkasa masa depan umat manusia, ketika badan antariksa AS NASA menyerukan proposal dari para mahasiswa untuk misi mendatang badan itu ke bulan.

    Kompetisi Revolutionary Aerospace Systems Concept - Academic Linkage (RASC-AL) kini terbuka dan menerima aplikasi dari mahasiswa sarjana dan pascasarjana untuk mengembangkan konsep-konsep inovatif untuk program Artemis NASA, yang bertujuan untuk mendaratkan manusia di bulan pada tahun 2024, serta masa depan penjelajahan Mars.

    "Kompetisi RASC-AL tahun ini secara langsung membahas tujuan lembaga untuk program Artemis: mengembalikan manusia ke bulan dengan maksud untuk membuktikan konsep untuk menjelajahi Mars secara berkelanjutan," ujar Douglas Craig, manajer analisis strategis untuk Direktorat Eksplorasi Manusia dan Misi Operasi Lanjutan Divisi Sistem Eksplorasi (AES) di kantor pusat NASA di Washington, sebagaimana dikutip Space akhir pekan lalu.

    Kompetisi ini mencakup lima tema untuk konsep desain luar angkasa, termasuk merancang penjelajah bulan untuk menjelajahi kutub selatan bulan, mengembangkan simulasi misi Mars dan merencanakan misi kru jangka pendek ke permukaan Planet Merah.

    Batas waktu untuk mengajukan proposal adalah 5 Maret 2020. Hingga 15 tim finalis akan dipilih dan diterbangkan ke forum RASC-AL di Cocoa Beach, Florida, pada bulan Juni. Dua tim terakhir akan mempresentasikan proyek desain mereka di konferensi dirgantara besar.

    "RASC-AL menyediakan platform yang ideal bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian dunia nyata yang bermakna seperti ini. Ini memberi kita perspektif berbeda yang membuat kita tetap waspada, dan kadang-kadang kita memikirkan kembali pendekatan kita untuk mengeksplorasi keajaiban dari ruang angkasa, "ujar Patrick Troutman, pemimpin penilaian strategis eksplorasi manusia di Pusat Penelitian Langley NASA.

    "Mendengarkan para mahasiswa ini mempresentasikan pekerjaan mereka dan menjelaskan proses mereka selalu menggugah pikiran dan membantu kami menyelidiki banyak skenario unik yang pada akhirnya dapat dimasukkan dalam perencanaan program NASA," katanya.

    Tahun lalu, tim dari Universitas Puerto Riko-Mayagüez menang kompetisi ini dengan kendaraan yang dirancang untuk menjelajahi permukaan bulan.

    Untuk mengikuti kompetisi, tim yang berpartisipasi harus terlebih dahulu memberitahu NASA, pada 15 Oktober, tentang niat mereka untuk ikut serta dengan mengisi formulir online. Kemudian, tim harus mengisi proposal mereka dan formulir pengiriman video paling lambat 5 Maret 2020.

    SPACE | NASA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.