Pameran Dirgantara Cina: Jet Siluman J-20 dan Bomber H-6K Muncul

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jet Tempur J-20 Cina (IT/ChinaDaily)

    Jet Tempur J-20 Cina (IT/ChinaDaily)

    TEMPO.CO, Jakarta - Angkatan Udara Cina akan menggelar pameran dirgantara di Changchun, Jilin, untuk menandai peringatan ke-70 pendiriannya. Jet tempur siluman J-20 termasuk yang dipamerkan.

    Pameran peralatan tempur udara Cina ini akan digelar selama 5 hari mulai Kamis, 17 Oktober 2019.

    Kolonel Zhang Shouhai, dari departemen staf Angkatan Udara, pada konferensi pers di Beijing, Minggu, mengatakan, kegiatan tersebut akan menunjukkan pencapaian selama 70 tahun pengembangan pasukan tempur udara Tentara Pembebasan Rakyat.

    Laman Chinadaily, Senin, 14 Oktober 2019, menyebutkan, pameran diramaikan atraksi 35 pesawat, termasuk jet tempur siluman J-20, pengebom jarak jauh H-6K dan pesawat transportasi strategis Y-20.

    Beberapa pesawat tempur akan melakukan manuver pertempuran udara, dan pasukan payung akan menunjukkan keterampilan serangan khusus mereka.

    Selain itu, akan ada pameran bertema, tur umum ke fasilitas Angkatan Udara, promosi rekrutmen pilot dan kegiatan pertukaran penerbang internasional selama acara berlangsung.

    Semua tim aksi aerobatik dan parasut Angkatan Udara termasuk Red Eagle, Sky Wing dan Blue Eagle, akan mengambil bagian dalam acara tersebut, kata Zhang.

    Kolonel  Dong Bida, juga dari departemen staf Angkatan Udara, mengatakan bahwa J-20, pesawat tempur siluman operasional terbaik, akan melakukan enam set manuver penerbangan.

    Kolonel Huang Minglin dari departemen peralatan Angkatan Udara mengatakan pada konferensi pers bahwa 46 jenis senjata dan peralatan darat akan diperlihatkan kepada publik.

    Ini akan menjadi pameran ketujuh yang diselenggarakan oleh Angkatan Udara Cina sejak 2011. Sebanyak 1,2 juta anggota masyarakat mengunjungi enam acara sebelumnya, kata Zhang.

    Pada bulan Maret 1946, sekolah penerbangan pertama Cina didirikan di Tonghua Jilin. Kemudian dipindahkan ke Changchun.

    Tiga setengah tahun kemudian, Angkatan Udara Cina didirikan pada 11 November 1949 di Beijing, sekitar satu bulan setelah pendirian Republik Rakyat Cina.

    Juru bicara Angkatan Udara Cina, Kolonel Shen Jinke, juga mengatakan peralatan tempur elektronik juga akan diperlihatkan karena kemampuan peperangan elektronik dianggap sangat penting sekarang.

    CHINADAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.