UI - Daewoong Foundation Dirikan Laboratorium Bioanalisis Pertama

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • UI - Daewoong Foundation dirikan laboratorium bioanalisis pertama di Indonesia. Kredit: UI

    UI - Daewoong Foundation dirikan laboratorium bioanalisis pertama di Indonesia. Kredit: UI

    TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Daewoong Foundation (DF) mendirikan Laboratorium Bioanalisis UI-DF yang merupakan Laboratorium Analisis Pertama di Indonesia yang mengkhususkan analisa pada produk-produk biologi, biofarmasi, serta recombinan protein terapetik.

    Sebagai simbolik kerja sama tersebut, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Prof. Dr. rer. nat Rosari Saleh dan CEO Daewoong Pharmaceutical Mr. Jeon Seung-ho menandatangani Perjanjian Kerjasama yang dilakukan di Hotel Pullman, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2019.

    “Kami harapkan laboratorium ini dapat menjadi laboratorium bioanalisis yang mandiri, diakui secara nasional, dan selanjutnya dapat berkontribusi dalam pengembangan kesehatan nasional Indonesia maupun bidang biofarmasi,” ujar Prof. Rosari dalam keterangannya, Jumat, 25 oktober 2019.

    “Dengan konsep smart office, keberadaan Laboratorium Bioanalisis UI – DF ini akan memudahkan diskusi terbuka antara para ahli dan peneliti, sehingga diharapkan akan melahirkan pemecahan masalah solutif dan pembaruan ide-ide inovatif,” tambahnya.

    Laboratorium akan didirikan di Gedung Integrated Laboratory Research Center Building (ILRC) lantai 4, kampus UI Depok. Laboratorium ini akan dilengkapi dengan instrumen Analisa yang canggih dan menunjang analisis protein secara mendalam, di antaranya, seperti CD spektrofotometer untuk identifikasi struktur sekunder serta karakterisasi protein, pembaca microplate untuk metode ELISA (Enzyme Link Immunoassay), capillary electrophoresis untuk analisis profil kemurnian protein, dan lain sebagainya.

    Selain itu, Laboratorium Bioanalisis UI-DF juga terbuka untuk kerjasama penelitian dengan akademisi dan ahli professional bidang biofarmasi, serta akan mendukung peran pemerintah (seperti BPOM, KEMENKES, dan lain lain) sebagai otoritas pengaturan produk biofarmasi untuk aktivitas bioanalisa.

    Pendirian Laboratorium Bioanalisis menjadi bukti komitmen UI maupun Daewoong Fondation di dalam mengembangkan inovasi guna mendukung proses kemajuan biofarmasi yang lebih efektif, efisien, serta beradaptasi pada perkembangan zaman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.