Sebelum Pemilihan, 3 Calon Rektor ITB Diwawancarai Nadiem

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Amanat, Calon Rektor, dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) terpilih Prof. Reini Wirahadikusumah di Griya Jenggala, Jakarta Pusat, Jumat, 8 November 2019. TEMPO/Khory

    Wali Amanat, Calon Rektor, dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) terpilih Prof. Reini Wirahadikusumah di Griya Jenggala, Jakarta Pusat, Jumat, 8 November 2019. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Bandung (ITB) Yani Panigoro mengatakan bahwa tiga calon Rektor ITB periode 2020-2025 sudah diwawancarai diam-diam oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

    "Beliau (tiga calon) sudah wawancara khusus berbicara empat mata dengan menteri, saya tidak tahu apa yang ditanyakan beliau," ujar Yani di Griya Jenggala, Jakarta, Jumat, 8 November 2019.

    Tidak dijelaskan kapan dan dimana calon rektor bertemu dengan Nadiem. Namun, pemilihan rektor ITB tersebut berhasil menetapkan Reini Wirahadikusumah sebagai rektor terpilih. Reini terpilih setelah MWA melakukan sidang tertutup dengan Nadiem.

    Menurut Yani, ITB ke depan harus menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi. "Kepada rektor terpilih harus berkolaborasi dan mempunyai partner. Yang jelas ke depan itu bukan tugas sulit pasti rektor sebelumnya dan calon rektor akan berkolaborasi," kata Yeni.

    Dalam tahap akhir proses penyaringan calon rektor, Senat Akademik memilih tiga nama sebagai calon untuk dipilih sebagai rektor periode 2020-2025, yaitu Jaka Sembiring (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika), Kadarsah Suryadi (rektor lama), dan Reini Wirahadikusumah (Teknik Sipil).

    Dipilihnya Prof Reini melalui proses yang cukup panjang, sampai akhirnya diputuskan melalui sidang yang dilakukan MWA ITB dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

    "Ketiga calon rektor ITB hebat-hebat, kita bingung harus pilih yang mana. Saya yakin calon ini kelak akan berkolaborasi siapaun yang menjadi rektor," kata Yani. "Tadi sidang pleno MWA yang dihadiri Mas Menteri. Sidang berjalan lancar dan sepakat yang terpilih adalah Prof Reini."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.