Gamer Ini Catat Rekor Dunia Bermain Game Selama 572 Jam

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrew

    Andrew "GiantWaffle" Bodine memecahkan rekor dunia main game 572 jam, 1 Desember 2019. (kotaku.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulan lalu, gamer Andrew "GiantWaffle" Bodine, memulai upaya mencatat rekor dunia melakukan streaming bermain video game selama 572 jam, pada Ahad, 1 Desember 2019.

    "Ini tidak mudah," ujar Bodine kepada Kotaku, Ahad, 1 Desember 2019.

    Seperti halnya upaya rekor dunia akhir-akhir ini di hampir semua bidang, peserta diizinkan untuk beristirahat selama periode tertentu agar tidak membahayakan diri mereka secara fisik. Lebih dari 30 hari, Bodine menyelesaikan streaming 19 jam setiap hari, menghasilkan total 572 jam siaran.

    "Streaming 19 jam sehari memang tidak sehat," kata Bodine. "Ini jelas dan saya sangat menyadarinya. Tapi ketika dimasukkan ke dalam perspektif lain, banyak orang yang mencoba memecahkan rekor mendorong diri mereka hingga batas dengan cara yang tidak terlihat sehat."

    Beberapa game yang dimainkan Bodine selama maraton adalah Red Dead Redemption 2, Luigi's Mansion 3, Escape From Tarkov, Rocket League, Factorio, dan Rainbow Six Siege. Dia juga menyelesaikan keseluruhan game Death Stranding, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 jam.

    Beberapa gamer juga sebelumnya pernah mencatat rekor dengan ratusan  game secara streaming. Rekaman streaming sebelumnya pernah dicatat selama 569 jam oleh JayBigs, 566 jam oleh ItsArmand, 541 jam oleh Edison Park, dan 506,5 jam oleh Zizaran.

    Bodine mengaku menghabiskan berbulan-bulan untuk berlatih, dan menyesuaikan ritme sirkadian yang merupakan proses biologis yang menunjukkan osilasi endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam. Tujuannya untuk membiarkan dia mengambil beberapa jam tidur yang dibutuhkannya untuk menyelesaikan game selama 30 hari.

    KOTAKU | SKYSTATEMENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.