UNS Dirikan Pusat Penelitian Budaya Jawa-Sichuan di Cina

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Universitas Sebelas Maret. Kredit: UNS

    Universitas Sebelas Maret. Kredit: UNS

    TEMPO.CO, Solo - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo bekerja sama dengan Xihua University mendiringan Pusat Penelitian Budaya Jawa dan Sichuan di Cina. Pembentukan pusat studi itu merupakan tindak lanjut dari sejumlah kerja sama yang telah terjalin beberapa waktu sebelumnya.

    "Kerjasama berupa pertukaran dosen, mahasiswa, penelitian bersama hingga publikasi internasional," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho, Selasa 3 Desember 2019.

    "Peresmian Pusat Penelitian Budaya Jawa-Sichuan ini berlangsung 2 Desember kemarin," katanya. Penandatanganan kerjasama dilakukan di ruang rapat 510 gedung administrasi Universitas Xihua, Cina.

    Dia berharap kehadiran pusat kajian tersebut bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan kebudayaan Jawa kepada masyarakat internasional, terutama di Cina. Menurutnya, Xihua University merupakan sebuah kampus besar yang berada di Kota Chengdu yang memiliki 26 fakultas dengan lebih dari 60 ribu mahasiswa.

    Selain meresmikan pusat penelitian tersebut, jajaran rektorat UNS juga sempat bertemu dengan sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang tengah belajar di Xihua. "Mereka merupakan mahasiswa lulusan D3 Bahasa Mandarin yang menyelesaikan program S1 Bahasa Mandarin di kampus itu," katanya.

    Sebelumnya, kedua kampus telah bekerjasama dengan mendirikan Confusius Institute di UNS. Confusius Institute yang didirikan pada Maret lalu menjadi tempat bagi para mahasiswa UNS yang ingin mempelajari kebudayaan Cina.


  • UNS
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.